Situs Religi Bonyum Disiapkan Sambut Perayaan Misi Katolik

  • 08 Mei 2026 07:08 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak, -Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-132 Misi Katolik di Tanah Papua di Kabupaten Fakfak dijadwalkan mencapai puncaknya pada 22 dan 23 Mei 2026. Menjelang pelaksanaan kegiatan tersebut, panitia bersama berbagai pihak terus mematangkan sejumlah persiapan guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan sukses.

Ketua Panitia HUT ke-132 Misi Katolik di Tanah Papua, Fredikus Warpopor, mengatakan salah satu agenda utama dalam perayaan tahun ini adalah perjalanan napak tilas yang dirangkaikan dengan pengantaran arca Bunda Maria menuju Pulau Bonyum untuk ditahtakan.

“Perjalanan napaktilas itu juga akan bersamaan dengan mengantar arca Bunda Maria yang akan ditahtakan di Pulau Bonyum. Arca itu terbuat dari batu utuh dengan berat kurang lebih 500 kilogram atau setengah ton,” ujar Fredikus.

Ia menjelaskan, arca tersebut nantinya akan diarak melalui jalur darat dalam doa rosario bersama umat Katolik di Fakfak. Kegiatan itu akan melibatkan seluruh paroki yang ada di daerah tersebut sebagai bagian dari rangkaian doa dan penghormatan religius.

“Seluruh umat akan terlibat dan sudah dibagi tugasnya. Ada lima paroki di Fakfak dan nantinya arca akan dibawa secara estafet sampai di Kampung Raduria,” katanya.

Setelah tiba di Kampung Raduria, arca Bunda Maria akan dipindahkan ke perahu yang telah disiapkan panitia untuk menyeberang menuju Pulau Bonyum sesuai jalur perjalanan napak tilas. Panitia juga menyiapkan berbagai sarana transportasi bagi umat yang akan mengikuti kegiatan tersebut.

Fredikus menyebutkan akses menuju lokasi utama di Pulau Bonyum saat ini hanya melalui jembatan bambu dan jalur laut menggunakan perahu. “Perahu sudah disiapkan untuk mobilisasi umat ke pulau, baik pergi maupun kembali, sehingga seluruh peserta bisa mengikuti kegiatan dengan aman dan tertib,” ujarnya.

Selain persiapan teknis, pemerintah daerah sebelumnya juga telah mendukung pengembangan situs religi di Fakfak. Menurut Fredikus, pada 2025 Pemerintah Kabupaten Fakfak membangun sejumlah fasilitas di kawasan sejarah penyebaran agama di Tanah Papua, termasuk di Kampung Sekru dan Pulau Bonyum. “Sudah dibangun tiga gazebo dan satu rumah singgah yang kini siap digunakan untuk mendukung kegiatan perayaan maupun kunjungan umat,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....