Mengenal Bunga Bidal yang Beracun, Cantik namun Berbahaya

  • 05 Mei 2026 06:55 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Di balik keindahannya yang mencolok, bunga bidal atau Digitalis purpurea menyimpan potensi bahaya serius bagi manusia. Tanaman ini dikenal luas sebagai tanaman hias dengan bentuk bunga menyerupai lonceng, namun juga memiliki kandungan racun yang kuat.

Bunga bidal berasal dari wilayah Eropa dan kini banyak dibudidayakan di berbagai belahan dunia sebagai tanaman hias. Tanaman ini memiliki ciri khas berupa bunga berwarna ungu, merah muda, atau putih dengan bentuk menyerupai tabung atau lonceng yang menggantung.

Fakta utama dari bunga bidal adalah kandungan zat beracun berupa glikosida jantung. Senyawa ini dapat memengaruhi kerja jantung manusia. Jika tertelan dalam jumlah tertentu, dapat menyebabkan gangguan serius seperti mual, muntah, hingga gangguan irama jantung.

Dalam dunia medis, senyawa dari tanaman ini bahkan dimanfaatkan sebagai bahan dasar obat seperti Digoxin yang digunakan untuk mengatasi gangguan jantung tertentu, tentunya dalam dosis yang sangat terkontrol.

Keracunan bunga bidal bisa terjadi jika bagian tanaman—terutama daun dan bunganya—dikonsumsi secara tidak sengaja. Gejala yang muncul meliputi pusing, gangguan penglihatan, detak jantung tidak normal, hingga kondisi yang mengancam jiwa.

Efek ini berkaitan langsung dengan gangguan pada sistem jantung, seperti Aritmia yang bisa menjadi fatal jika tidak segera ditangani.

Selain berbahaya bagi manusia, bunga bidal juga beracun bagi hewan peliharaan. Anak-anak yang tertarik pada warna cerah bunganya berisiko tinggi mengalami keracunan jika menyentuh atau menelannya.

Dilansir dari beberapa sumber, salah satunya IDN TIMES. Berikut beberapa fakta Menarik tentang Bunga Bidal:

  • Seluruh bagian tanaman bersifat beracun, tidak hanya bunganya.
  • Efek racunnya dapat memengaruhi sistem jantung secara langsung.
  • Telah digunakan sejak abad ke-18 dalam pengobatan tradisional Eropa.
  • Memiliki keindahan yang membuatnya tetap populer sebagai tanaman hias meski berbahaya

Bunga bidal adalah contoh nyata bahwa tidak semua yang indah itu aman. Tanaman ini memiliki nilai estetika sekaligus risiko tinggi jika tidak ditangani dengan bijak. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengenali dan memahami bahaya tanaman ini, terutama jika ditanam di lingkungan rumah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....