Sosialisasi anti korupsi dorong transparansi pelayanan Kantah Fakfak
- 02 Mei 2026 15:39 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Fakfak, Papua Barat, menggelar sosialisasi anti korupsi sebagai langkah konkret memperkuat integritas aparatur dalam memberikan pelayanan publik. Kegiatan ini berlangsung di Kantah Fakfak pada Kamis, 30 April 2026, dan dibuka langsung oleh Kepala Kantah Fakfak, Muhamad Biarpruga.
Sosialisasi tersebut mengusung semangat pembenahan internal dengan menitikberatkan pada transparansi dan akuntabilitas kinerja pegawai. Upaya ini dinilai penting untuk menjawab tuntutan masyarakat terhadap pelayanan pertanahan yang bersih dan profesional.
Dalam keterangannya di kesempatan terpisah, Muhamad Biarpruga menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pencegahan korupsi di lingkungan kerja. “Kami ingin meningkatkan kesadaran serta komitmen bersama terhadap pencegahan korupsi,” ujarnya.
Ia menambahkan, sosialisasi ini tidak hanya bertujuan membangun budaya kerja yang jujur dan transparan, tetapi juga memastikan setiap proses pelayanan berjalan secara akuntabel. Hal tersebut dinilai krusial, terutama dalam pelayanan langsung kepada masyarakat Fakfak.
Lebih lanjut, Biarpruga menegaskan pentingnya peran seluruh pegawai dalam menjaga integritas institusi. Ia berharap para peserta mampu memahami risiko dan dampak korupsi, serta menolak segala bentuk gratifikasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Dengan kegiatan ini, kami harapkan nilai-nilai integritas dapat benar-benar diterapkan dalam setiap pekerjaan, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap layanan pertanahan semakin meningkat,” tuturnya.
Sosialisasi ini menghadirkan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Decyana Caprina sebagai narasumber. Kegiatan turut dihadiri oleh notaris/PPAT Kabupaten Fakfak, perwakilan Dinas Perkebunan, pejabat pengawas, serta seluruh pegawai di lingkungan Kantah Fakfak, yang bersama-sama memperkuat komitmen menuju birokrasi bersih dan bebas korupsi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....