Berikut Hukum Aneh Zaman Dulu yang Tidak Masuk Akal
- 29 Apr 2026 06:01 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Pada umumnya, hukum atau peraturan dibuat untuk mengubah kondisi yang semula kacau menjadi lebih tertib dan terarah, hukum berfungsi sebagai pedoman yang mengatur perilaku masyarakat agar tercipta keamanan, keadilan, dan keseimbangan dalam kehidupan bersama. Idealnya, setiap aturan disusun berdasarkan pertimbangan yang rasional dan bertujuan untuk kepentingan banyak orang. Namun, dalam kenyataannya, tidak semua hukum lahir dari niat tersebut. Ada kalanya sebuah aturan justru dibentuk oleh penguasa berdasarkan pengaruh budaya, kepercayaan tertentu, atau bahkan dari rasa takut dan pemahaman yang keliru terhadap suatu situasi.
Ketika hukum sudah dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kepercayaan, tradisi, atau kepentingan pribadi, isi dan bentuknya bisa menjadi tidak masuk akal jika dilihat dengan sudut pandang masa kini. Aturan-aturan seperti ini sering kali terasa aneh, tidak relevan, atau bahkan bertentangan dengan logika modern. Hal ini menunjukkan bahwa hukum tidak selalu bersifat netral dan objektif, melainkan bisa menjadi cerminan dari pola pikir, ketakutan, dan kondisi sosial masyarakat pada waktu dan tempat tertentu.
Berikut hukum aneh zaman dulu, yang tidak masuk akal dikutip dari laman hipwee.com :
Dilarang menggunakan baju besi saat memasuki gedung parlemen Inggris. Dulu baju besi dianggap sebagai bagian dari senjata, makanya nggak boleh dibawa masuk ke gedung parlemen.
Aturan ini ditetapkan oleh Raja Edward II setelah ia mengecewakan banyak anggota parlemen dan merasa keselamatannya terancam. Untuk melindungi diri, ia kemudian memberlakukan hukum yang mewajibkan setiap anggota parlemen melepas seluruh senjata, termasuk baju besi, sebelum memasuki area parlemen demi menjaga keamanan dirinya.
Dilarang memakamkan seseorang yang tersambar petir secara layak pada zaman Romawi kuno. Orang yang tersambar petir diyakini mendapatkan hukuman dari Dewa Jupiter yang menguasai langit.
Dalam kepercayaan Romawi kuno, Jupiter dikenal sebagai dewa tertinggi yang menguasai langit dan petir, sosok yang diyakini memiliki kuasa mutlak atas kehidupan manusia. Karena itulah, ketika seseorang meninggal akibat sambaran petir, peristiwa tersebut tidak dianggap sebagai kecelakaan biasa, melainkan sebagai tanda murka atau hukuman langsung dari Jupiter. Akibatnya, jenazah korban tidak diperlakukan seperti pemakaman pada umumnya, karena dipercaya telah tersentuh kehendak ilahi yang menakutkan.
- Sepak bola pernah menjadi hal yang ilegal dan dilarang untuk dimainkan pada abad ke-12 di seluruh daratan Eropa. Dulu sepak bola nggak ada aturannya dan sering berakhir dengan kerusuhan.Pada masa awal kemunculannya, permainan bola hanya memiliki satu aturan sederhana: mencetak gol sebanyak mungkin dengan cara apa pun, selama tidak sampai membunuh lawan. Tanpa batasan yang jelas, permainan ini sering berubah menjadi ajang kekacauan yang penuh benturan keras dan emosi. Tak heran, sepak bola pada masa itu kerap memicu kerusuhan, hingga akhirnya dilarang di berbagai wilayah Eropa karena dianggap lebih berbahaya daripada sekadar permainan.
Orang miskin dilarang main tenis, kecuali pada hari Natal. Peraturan ini dikeluarkan sekitar tahun 1400-an. Sering digunakan untuk berjudi, maka olahraga ini sempat dilarang untuk dimainkan.
Pada sekitar abad ke-15, pernah ada aturan unik yang terdengar cukup nyeleneh: masyarakat miskin tidak diperbolehkan bermain tenis kecuali saat Hari Natal. Larangan ini bukan tanpa alasan. Pada masa itu, tenis kerap dijadikan ajang berjudi, sehingga otoritas setempat merasa perlu membatasi siapa saja yang boleh memainkannya.
- Sejak abad ke-12, seluruh angsa liar di Inggris adalah milik kerajaan Inggris, peraturan ini masih berlaku sampai sekarang.Keindahan bentuknya dan cita rasanya yang lezat membuat angsa menjadi begitu istimewa di Inggris hingga kerajaan turun tangan. Untuk menjaga eksklusivitasnya, diberlakukan aturan yang menjadikan angsa sebagai “milik kerajaan”. Hanya kalangan bangsawan dan orang-orang kaya yang bisa menikmatinyaitu pun setelah membayar dan memperoleh izin khusus untuk memelihara, mengembangbiakkan, atau menyantap burung elegan tersebut.
Tahun 1800-an, pemerintah Inggris melarang orang untuk berjudi di perpustakaan. Kok bisa peraturan ini tercipta? Siapa sih yang kepikiran judi di perpustakaan dan tertangkap?
Karena sifatnya yang terbuka dan nyaman, perpustakaan kerap menjadi tempat berkumpul atau sekadar bersantai. Namun, pada abad ke-19, fungsi mulia ini sempat disalahgunakan. Alih-alih membaca atau belajar, sebagian orang justru menjadikan perpustakaan umum sebagai lokasi tersembunyi untuk berjudi.
- Kota Milan di Italia punya peraturan yang mewajibkan semua orang untuk tersenyum, peraturan ini berlaku sejak abad ke-19, katanya ada alasan politis di baliknya.Kalau menurutmu komentar pedas saja sudah bisa bikin masalah, bayangkan hidup di Italia pada abad ke-19. Di kota Milan, pernah ada aturan yang terdengar absurd: setiap orang diwajibkan tersenyum di tempat umum. Kebijakan ini muncul saat Milan berada di bawah kekuasaan asing—sebuah cara halus (atau mungkin tidak juga) untuk memaksa warga tampak “menerima” penguasa baru mereka. Meski begitu, ada pengecualian yang cukup manusiawi: aturan ini tidak berlaku di rumah sakit maupun saat menghadiri pemakaman.
- Pada abad pertengahan, binatang masih bisa dijadikan tersangka dan bisa diadili melalui pengadilan di berbagai negara Eropa lo! Seekor binatang bisa bersalah!Pernah terpikir bagaimana rasanya “mengadili” seekor hewan di pengadilan? Kedengarannya mustahil bahkan membayangkan prosesnya saja sudah bikin heran. Namun, praktik ini benar-benar pernah terjadi di Eropa pada masa lalu. Latar belakangnya tak lepas dari kepercayaan masyarakat saat itu terhadap sihir. Hewan-hewan yang dibawa ke pengadilan kerap dianggap sebagai jelmaan penyihir, yang dituding menjadi penyebab berbagai kemalangan di suatu wilayah. Itulah beberapa contoh aturan dan hukuman unik bahkan cenderung tak masuk akal yang pernah ada sebelum dunia memasuki era modern.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....