Strategi Perpustakaan Keliling Tingkatkan Minat Baca di Fakfak

  • 28 Apr 2026 15:49 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Fakfak terus mengembangkan berbagai strategi untuk meningkatkan minat baca masyarakat, salah satunya melalui layanan perpustakaan keliling yang menjangkau sekolah hingga wilayah pelosok.

Program ini tidak hanya sekadar menghadirkan buku, tetapi juga dirancang dengan pendekatan terencana agar mampu menarik minat anak-anak untuk membaca. Kepala Bidang Perpustakaan, Waliani Woretma, menjelaskan bahwa setiap kunjungan dilakukan berdasarkan koordinasi dengan pihak sekolah.

“Kami berkomunikasi terlebih dahulu dengan sekolah untuk memastikan lokasi yang dikunjungi aman dan nyaman bagi anak-anak. Dengan begitu mereka lebih tertarik datang dan membaca di perpustakaan keliling,” ujarnya.

Pendekatan ini dinilai efektif karena menghadirkan suasana membaca yang menyenangkan sekaligus aman bagi siswa. Selain itu, kehadiran perpustakaan keliling juga menjadi alternatif bagi anak-anak yang memiliki keterbatasan akses terhadap buku di rumah.

Tidak hanya fokus pada layanan kunjungan, Dinas Perpustakaan Fakfak juga mengintegrasikan berbagai program pendukung guna memperkuat budaya literasi. Di antaranya melalui lomba membaca nyaring, lomba mengeja kata, lomba puisi hingga bedah buku.

“Kegiatan lomba ini rutin kami lakukan setiap tahun untuk mendorong anak-anak lebih dekat dengan buku. Bahkan, peserta diwajibkan sudah pernah mengunjungi perpustakaan keliling maupun perpustakaan daerah atau menjadi anggota perpustakaan,” jelas Waliani.

Ke depan, strategi ini direncanakan akan diperluas dengan menyasar ruang-ruang publik dan pusat keramaian masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu menjangkau lebih banyak warga sekaligus membangun kebiasaan membaca di berbagai lapisan masyarakat.

Selain itu, pihaknya juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak agar layanan perpustakaan keliling dapat hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat.

“Kami berharap ada dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak, sehingga perpustakaan keliling bisa semakin dekat dengan masyarakat dan menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari,” pungkasnya.

Dengan pendekatan jemput bola dan program yang terintegrasi, perpustakaan keliling diharapkan menjadi motor penggerak tumbuhnya budaya literasi di Kabupaten Fakfak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....