Pendampingan KPHP Fakfak Perkuat Ekonomi Hijau Masyarakat Lokal
- 15 Apr 2026 12:09 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Unit VI Fakfak, Kabupaten Fakfak, mulai mematangkan agenda pendampingan bagi tiga kelompok tani hutan sebagai bagian dari upaya memperkuat kontribusi daerah terhadap target nasional FOLU Net Sink 2030. Program ini menjadi strategi pemerintah untuk memastikan serapan emisi karbon dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan melampaui jumlah emisi yang dilepaskan pada 2030.
Kepala UPTD KPHP Unit VI Fakfak, Thaib Wasaraka, mengatakan kegiatan pendampingan akan dilaksanakan pada 23–26 April 2026 di sejumlah wilayah, yakni Bomberai, Teluk Patipi, dan Hambirangkendik Fakfak Tengah. Agenda ini difokuskan pada penguatan kapasitas kelompok tani hutan dalam pengelolaan hasil hutan berbasis keberlanjutan.
Ia menjelaskan, tiga kelompok yang menjadi sasaran utama adalah Kelompok Tani Hutan Kayu Putih Onim Jaya Bomberai, Kelompok Tani Hutan Weruper Kampung Puar, serta Kelompok Tani Briket Arang Kampung Hambirangkendik. Ketiganya dinilai memiliki potensi pengembangan produk hasil hutan bukan kayu yang sejalan dengan prinsip ekonomi hijau.
“Kegiatan nanti berupa sosialisasi, pendampingan, hingga praktik langsung di lapangan. Hasil dari praktik tersebut juga akan diuji di laboratorium untuk memastikan kualitas dan standar produksinya,” ujar Thaib dalam keterangannya.
Pendampingan ini turut melibatkan tenaga akademisi dari Universitas Papua (UNIPA) Manokwari. Dua dosen akan memberikan materi teknis dan pendampingan lapangan guna meningkatkan kemampuan kelompok tani dalam mengolah hasil hutan secara bernilai ekonomi.
Fokus kegiatan mencakup penyulingan minyak kayu putih, penyulingan kulit masohi, serta pembuatan briket arang dari limbah kayu. Ketiga produk tersebut dinilai memiliki peluang pasar sekaligus mendukung pengurangan emisi melalui pemanfaatan sumber daya secara efisien dan berkelanjutan.
Melalui pendekatan ini, KPHP Unit VI Fakfak berharap penguatan kapasitas kelompok tani tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap upaya penurunan emisi karbon di tingkat lokal. “Harapan kami, kegiatan ini dapat berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Thaib.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....