Bulog Fakfak Imbau Warga Tidak perlu Borong Beras

  • 15 Apr 2026 11:43 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Kepala Bulog Fakfak, Ibrahim Wairoy, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian beras secara berlebihan di tengah keterlambatan distribusi akibat jadwal kapal. Ia menegaskan bahwa kondisi ini hanya bersifat sementara dan tidak perlu menimbulkan kepanikan.

Menurut Ibrahim, keterlambatan pasokan beras ke Fakfak lebih disebabkan oleh gangguan jadwal kapal pengangkut logistik. Akibatnya, distribusi beras ke gudang Bulog menjadi sedikit terhambat, namun hal tersebut dipastikan tidak akan berdampak jangka panjang terhadap ketersediaan pangan di daerah.

“Tentu tetap kita jaga ya. Maksudnya begini, jaga itu berarti kita sama-sama lah. Masyarakat pun kita himbau, tidak perlu borong-borong beras,” ujar Ibrahim Wairoy dalam keterangannya.

Ia menjelaskan bahwa dalam waktu dekat Bulog akan menyalurkan bantuan pangan dalam jumlah besar untuk masyarakat. Total bantuan yang akan didistribusikan mencapai hampir 300 ton beras, dengan alokasi lebih dari 200 ton untuk Kabupaten Fakfak dan sisanya untuk Kabupaten Kaimana.

Dengan adanya penyaluran bantuan pangan tersebut, Ibrahim menilai kebutuhan masyarakat akan beras dapat terpenuhi tanpa harus bergantung pada pembelian di pasar. Hal ini juga diperkirakan akan mengurangi tekanan permintaan di pasaran.

Selain itu, Bulog juga memastikan adanya tambahan pasokan beras yang akan masuk pada 24 April 2026 sebanyak 300 ton. Pasokan ini akan semakin memperkuat stok yang ada, termasuk untuk kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui program yang telah direncanakan.

Ibrahim kembali menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras. Ia mengajak warga untuk tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan penimbunan. “Tidak perlu khawatir lah untuk memborong secara berlebihan. Itu himbauannya dari kami,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....