Cara Mengatasi Popcorn Brain, Strategi Efektif Mengembalikan Fokus di Era Digital
- 09 Apr 2026 09:30 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Di tengah derasnya arus informasi digital, banyak orang mulai merasa sulit berkonsentrasi dalam waktu lama. Pikiran seolah terus melompat dari satu hal ke hal lain, dipicu oleh notifikasi, media sosial, hingga kebiasaan multitasking yang berlebihan. Fenomena ini dikenal sebagai popcorn brain, yaitu kondisi ketika otak terbiasa dengan rangsangan cepat sehingga sulit untuk fokus secara mendalam.
Istilah ini pertama kali dipopulerkan oleh David M. Levy, seorang peneliti dari University of Washington yang menyoroti dampak kebiasaan digital terhadap kualitas perhatian manusia. Meski bukan diagnosis medis resmi, kondisi ini nyata dirasakan banyak orang dan dapat berdampak pada produktivitas, daya ingat, serta kesehatan mental jika tidak dikelola dengan baik.
Untuk mengurangi dampak popcorn brain, pakar kesehatan dari Harvard University, Srini Pillay, membagikan sejumlah langkah praktis yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari:
1. Batasi waktu penggunaan ponsel
Atur jadwal khusus untuk mengakses media sosial, misalnya dua kali sehari dengan durasi terbatas. Di luar itu, gunakan ponsel hanya untuk kebutuhan penting agar otak tidak terus-menerus terpapar distraksi.
2. Matikan notifikasi yang tidak penting
Notifikasi dari berbagai aplikasi sering kali menjadi sumber gangguan utama. Menonaktifkannya dapat membantu menjaga alur fokus tetap stabil.
3. Jauhkan ponsel saat bekerja
Menempatkan ponsel beberapa meter dari posisi Anda saat bekerja dapat mengurangi dorongan untuk mengecek layar secara berulang dan meningkatkan konsentrasi.
4. Hindari penggunaan ponsel sebelum tidur
Membiasakan diri tidak membawa ponsel ke tempat tidur membantu meningkatkan kualitas istirahat sekaligus mengurangi paparan stimulasi berlebih sebelum tidur.
5. Prioritaskan komunikasi penting
Atur hanya kontak tertentu yang dapat menghubungi Anda dalam kondisi darurat. Dengan begitu, Anda tetap responsif tanpa harus terus memantau ponsel.
Mengatasi popcorn brain bukan berarti menjauh dari teknologi sepenuhnya, tetapi belajar menggunakannya secara sadar dan terkontrol. Dengan menerapkan kebiasaan sederhana secara konsisten, otak dapat kembali terlatih untuk fokus lebih lama, bekerja lebih efektif, dan menjalani aktivitas dengan lebih tenang di tengah era digital yang serba cepat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....