Oversharing di Media Sosial: ketika Berbagi Menjadi Berlebihan
- 11 Mar 2026 20:02 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Melalui platform seperti Instagram, Facebook, dan TikTok, orang dapat dengan mudah membagikan pengalaman, pemikiran hingga aktivitas harian mereka kepada publik.
Namun, di balik kemudahan tersebut muncul fenomena yang dikenal sebagai oversharing yaitu kebiasaan membagikan terlalu banyak informasi pribadi di media sosial. Dikutip dari laman Hello Sehat, oversharing adalah perilaku ketika seseorang membagikan informasi pribadi secara berlebihan baik tentang kehidupan pribadi, hubungan, masalah keluarga, kondisi emosional hingga data sensitif seperti lokasi atau masalah keuangan.
Sering kali seseorang tidak menyadari bahwa informasi yang mereka bagikan dapat diakses oleh banyak orang termasuk pihak yang tidak dikenal. Oversharing dapat menimbulkan berbagai dampak seperti risiko keamanan dan privasi, jejak digital yang permanen serta dampak pada hubungan sosial dan professional.
Beberapa faktor yang mendorong seseorang melakukan oversharing antara lain kebutuhan akan perhatian dan validasi, tekanan sosial, kurangnya kesadaran privasi bahkan menganggap media sosial sebagai tempat curhat.
Cara menghindari oversharing :
- Untuk menggunakan media sosial secara lebih bijak, beberapa langkah berikut dapat dilakukan:
- Pikirkan sebelum mengunggah apakah informasi tersebut aman untuk dibagikan.
- Atur pengaturan privasi agar tidak semua orang dapat melihat unggahan.
- Batasi informasi sensitif, seperti alamat rumah, nomor telepon, atau lokasi secara real-time.
- Gunakan media sosial secara sadar, bukan sekadar mencari validasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....