Paket MBG Fakfak Kini Dilengkapi Label Informasi Gizi
- 10 Mar 2026 12:04 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Program Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, menghadirkan inovasi baru selama Ramadan 1447 Hijriah. Paket makanan yang dikelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Tomang Inspiration kini dilengkapi label informasi gizi yang memuat rincian menu, harga, serta kandungan nutrisi setiap paket.
Inovasi tersebut terlihat pada label yang ditempel pada paket MBG yang didistribusikan kepada masyarakat. Dalam label tersebut tercantum dua jenis paket MBG, yakni porsi besar dan porsi kecil, sehingga masyarakat dapat mengetahui secara jelas komposisi makanan yang diterima.
Untuk paket porsi besar, menu yang disediakan terdiri dari roti tawar dua lembar senilai Rp2.500, keju slice satu lembar Rp2.500, puding Rp3.000, telur Rp2.500, serta susu 200 mililiter Rp5.000. Sementara paket porsi kecil berisi roti tawar dua lembar Rp2.500, keju slice satu lembar Rp2.500, puding Rp3.000, dan susu 110 mili liter Rp4.250.
Selain mencantumkan daftar menu, label tersebut juga menampilkan informasi kandungan gizi dari setiap paket MBG. Paket porsi besar diketahui mengandung energi 420 kilokalori, karbohidrat 55 gram, protein 20 gram, lemak 16 gram, dan serat 6,5 gram.
Adapun paket porsi kecil memiliki kandungan energi 346 kilokalori, karbohidrat 47 gram, protein 14 gram, lemak 12 gram, serta serat 6,5 gram. Informasi ini diharapkan membantu masyarakat memahami nilai gizi makanan yang dikonsumsi, terutama selama menjalani ibadah puasa.
Label pada paket MBG juga memuat petunjuk penyimpanan, yakni agar makanan disimpan di tempat bersih dan kering serta dianjurkan untuk dikonsumsi pada hari yang sama guna menjaga kualitas makanan.
Salah satu petugas distribusi MBG di Posyandu Dure menilai langkah tersebut sebagai terobosan positif. “Ini terobosan yang sangat baik dan harus dipertahankan, supaya masyarakat bisa membaca informasi nilai gizi yang tersedia,” ujarnya. Ia berharap kualitas dan kuantitas paket MBG tetap terjaga karena program tersebut merupakan program pemerintah pusat yang harus dijalankan dengan baik.