Masyarakat Fakfak Diminta Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026
- 06 Mar 2026 12:09 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Fakfak, Papua Barat, menyatakan kesiapan melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan program nasional yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia guna menghimpun data terkait aktivitas ekonomi masyarakat.
Kepala BPS Fakfak, Parju Nasmoko, menjelaskan bahwa sensus ekonomi merupakan agenda rutin yang digelar setiap 10 tahun sekali. Ia menyebutkan, pada pelaksanaan tahun 2026 ini, kegiatan sensus akan berlangsung selama tiga bulan.
“Untuk tahun 2026 ini, Sensus Ekonomi dilaksanakan selama tiga bulan, yakni dari 1 Mei sampai 31 Juli,” ujar Parju.
Ia mengatakan, saat ini BPS Fakfak tengah memasuki tahap persiapan sebelum pelaksanaan sensus. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar memahami tujuan serta pentingnya kegiatan tersebut.
“Sosialisasi kami lakukan melalui media sosial, media massa, maupun pemasangan baliho agar masyarakat lebih memahami sebelum pelaksanaan sensus dimulai,” katanya.
Parju menambahkan, kegiatan sosialisasi akan terus digencarkan sejak Februari hingga April 2026. Setelah itu, BPS Fakfak akan melanjutkan tahapan dengan pelatihan petugas sensus yang akan turun langsung melakukan pendataan di lapangan.
Menurutnya, Sensus Ekonomi 2026 bertujuan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian di Kabupaten Fakfak. Data yang dihimpun nantinya akan menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi.
Selain itu, sensus kali ini juga memfokuskan pada tiga hal utama, yakni penyediaan data struktur ekonomi daerah, penggalian karakteristik berbagai jenis usaha, serta pemetaan perkembangan usaha di tengah era digitalisasi. Parju pun mengimbau masyarakat Fakfak untuk berpartisipasi aktif dengan menerima petugas sensus dan memberikan informasi yang benar agar data yang dihasilkan lebih akurat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....