Asal Usul Daun Teh: Dari Pegunungan Tiongkok ke Seluruh Dunia

  • 04 Mar 2026 06:42 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Daun teh telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Minuman hangat ini dinikmati lintas generasi dan budaya. Namun, tak banyak yang mengetahui bagaimana asal usul daun teh hingga akhirnya tersebar ke berbagai penjuru dunia.

Secara ilmiah, teh berasal dari tanaman bernama Camellia sinensis, sejenis tanaman perdu yang tumbuh subur di daerah beriklim tropis dan subtropis. Catatan sejarah menyebutkan bahwa teh pertama kali ditemukan di wilayah Tiongkok sekitar 2737 SM.

Legenda populer menceritakan bahwa penemuan teh terjadi secara tidak sengaja oleh Kaisar Shennong, seorang tokoh legendaris dalam sejarah Tiongkok. Konon, saat ia merebus air di bawah pohon liar, beberapa helai daun jatuh ke dalam air panas tersebut. Aroma harum yang muncul membuatnya tertarik untuk mencicipinya. Dari situlah kebiasaan minum teh bermula.

Pada awalnya, teh digunakan sebagai ramuan obat tradisional. Seiring waktu, minuman ini menjadi bagian dari budaya dan ritual sosial di Tiongkok, terutama pada masa Dinasti Tang dan Song.

Dari Tiongkok, teh menyebar ke Jepang melalui para biksu Buddha yang mempelajari ajaran di negeri tersebut. Di Jepang, teh berkembang menjadi bagian penting dari tradisi minum teh atau chanoyu.

Memasuki abad ke-16, pedagang Eropa mulai mengenal teh melalui jalur perdagangan laut. Bangsa Portugis dan Belanda membawa teh ke Eropa, sebelum akhirnya menjadi minuman populer di Inggris. Bahkan, teh kemudian menjadi komoditas penting yang memengaruhi perdagangan global dan sejarah kolonialisme.

Dilansir dari beberapa sumber, salah satunya CNN Indonesia. Di Indonesia, tanaman teh diperkenalkan oleh pemerintah kolonial Belanda pada abad ke-17. Perkebunan teh pertama dikembangkan di Pulau Jawa, khususnya di daerah dataran tinggi yang berhawa sejuk seperti Priangan, Jawa Barat. Hingga kini, Indonesia dikenal sebagai salah satu produsen teh dunia.

Kini, teh hadir dalam berbagai variasi—teh hijau, teh hitam, teh oolong, hingga teh putih—yang semuanya berasal dari tanaman yang sama, Camellia sinensis, dengan perbedaan pada proses pengolahannya.

Dari legenda kuno di Tiongkok hingga menjadi minuman sehari-hari di Indonesia, perjalanan daun teh mencerminkan bagaimana sebuah tanaman sederhana mampu membentuk budaya, ekonomi, dan sejarah dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....