Agar Tetap Terkontrol: tips Buka Puasa Sehat Tanpa Kalap

  • 20 Feb 2026 13:07 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Momen berbuka puasa selalu dinanti setelah seharian menahan lapar dan haus. Namun, tak sedikit orang yang “kalap” saat waktu magrib tiba—mulai dari menyantap gorengan berlebihan hingga minuman manis secara berlebihan. Padahal, cara berbuka yang tidak terkontrol bisa memicu gangguan pencernaan, kenaikan berat badan, hingga tubuh terasa lemas setelahnya.

Dilansir dari beberapa sumber, salah satunya Riau Pos. Agar tetap sehat dan bugar selama bulan, berikut beberapa tips buka puasa tanpa kalap yang bisa diterapkan:

  1. Awali dengan yang Ringan dan Manis Secukupnya
    Disarankan untuk berbuka dengan air putih dan kurma. Kandungan gula alami pada kurma membantu mengembalikan energi dengan cepat tanpa membebani lambung. Hindari langsung menyantap makanan berat dalam porsi besar karena sistem pencernaan butuh waktu untuk “bangun” setelah seharian beristirahat.
  2. Beri Jeda Sebelum Makan Besar
    Setelah takjil ringan, beri jeda sekitar 10–15 menit sebelum menyantap makanan utama. Anda bisa memanfaatkannya untuk salat magrib terlebih dahulu. Cara ini membantu tubuh mengirimkan sinyal kenyang sehingga mencegah makan berlebihan.
  3. Pilih Menu Seimbang
  • Pastikan menu berbuka mengandung:
  • Karbohidrat kompleks (nasi merah, kentang, roti gandum)
  • Protein (ayam, ikan, telur, tahu, tempe)
  • Sayur dan buah
  • Lemak sehat dalam jumlah wajar
  • Batasi gorengan dan santan berlebihan karena dapat membuat perut terasa begah dan mengantuk.
  1. Kontrol Porsi Makan
    Gunakan piring berukuran sedang untuk membantu mengontrol porsi. Ambil makanan secukupnya dan kunyah perlahan agar tubuh memiliki waktu mengenali rasa kenyang.
  2. Hindari Minuman Terlalu Manis
    Es sirup, minuman bersoda, atau minuman dengan tambahan gula berlebihan memang menggoda. Namun konsumsi gula berlebih dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang membuat tubuh cepat lelah. Lebih baik pilih air putih, infused water, atau jus tanpa tambahan gula.
  3. Dengarkan Sinyal Tubuh
    Tubuh memiliki mekanisme alami untuk memberi tahu kapan sudah cukup. Jika sudah merasa kenyang, berhentilah makan meskipun makanan masih tersedia.
  4. Tetap Aktif Setelah Berbuka
    Hindari langsung berbaring setelah makan. Beri waktu sekitar 1–2 jam sebelum tidur. Anda bisa melakukan aktivitas ringan seperti berjalan santai atau bersiap untuk salat tarawih agar metabolisme tetap optimal.
    Berbuka puasa bukan ajang “balas dendam” setelah menahan lapar, melainkan momen untuk mengisi kembali energi dengan cara yang bijak. Dengan pengaturan pola makan yang tepat, tubuh tetap sehat, ibadah lancar, dan berat badan pun lebih terkontrol selama bulan Ramadan.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....