Mahasiswa Polinef Tanggap Darurat Bantu Warga Terdampak Kebakaran

  • 13 Feb 2026 14:41 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Fakfak menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak kebakaran di Kampung Malakuli, Rabu malam, 11 Februari 2026. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat mahasiswa terhadap musibah yang menimpa masyarakat pesisir.

Rombongan mahasiswa yang mengenakan almamater biru tiba di lokasi setelah menempuh perjalanan laut dari Kota Fakfak menuju wilayah Distrik Karas. Perjalanan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan dapat disalurkan langsung kepada warga yang terdampak kebakaran.

Ketua BEM Polinef, Mahfud Wetipo, mengatakan kehadiran mahasiswa di lokasi bencana merupakan wujud nyata solidaritas sosial dan kepedulian generasi muda terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya berperan di lingkungan kampus, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.

“Kami turun langsung ke lokasi kebakaran untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak, sekaligus memberikan dukungan moral agar mereka tidak merasa sendiri menghadapi musibah ini,” ujar Mahfud saat ditemui di lokasi penyaluran bantuan.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi pakaian layak pakai, bahan kebutuhan pokok, peralatan memasak, perlengkapan dapur, serta tikar untuk kebutuhan tidur. Seluruh bantuan tersebut diserahkan kepada masing-masing kepala keluarga korban kebakaran di RT 04 Kampung Malakuli.

Mahfud menegaskan bahwa aksi sosial tersebut merupakan bentuk empati mahasiswa Polinef terhadap warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar korban dalam masa darurat.

Selain itu, BEM Polinef menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan. Mahfud menyatakan, mahasiswa Polinef akan terus mendorong peran aktif kampus dalam mendukung masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Fakfak, saat menghadapi situasi bencana maupun kondisi darurat lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....