Gerakan ASRI Dimulai, Fakfak Wujudkan Kota Bersih Berkelanjutan
- 10 Feb 2026 13:00 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak bersama TNI dan Polri menggelar kerja bakti bertajuk Apel Gerakan Pembersihan Nasional di Ruang Terbuka Hijau, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Selasa 10 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan sinergi lintas sektor dalam membangun kesadaran kolektif menjaga kebersihan lingkungan perkotaan.
Aksi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026. Gerakan ini sejalan dengan peluncuran program prioritas nasional Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI), yang menitikberatkan pada pengendalian sampah secara terstruktur dan berkelanjutan hingga ke daerah.
Pantauan di lapangan, apel dan aksi kebersihan ini diikuti oleh unsur Forkopimda, pimpinan dan staf Organisasi Perangkat Daerah (OPD), personel TNI/Polri, serta pelajar. Peserta disebar ke sejumlah titik strategis di wilayah kota Fakfak, seperti pasar, terminal, rumah ibadah, dan fasilitas umum lainnya sesuai pembagian tugas masing-masing.
Wakil Bupati Fakfak, Donatus Nimbitkendik, yang bertindak sebagai pimpinan apel, menegaskan bahwa program ASRI merupakan perintah langsung Presiden RI yang wajib dijalankan secara serius oleh seluruh pemerintah daerah.
“Program ASRI ini telah diperintahkan langsung oleh Bapak Presiden RI Prabowo Subianto kepada seluruh provinsi hingga kabupaten/kota dan Forkopimda agar menjadi perhatian dan benar-benar dijalankan,” ujarnya.
Ia mengakui bahwa kegiatan kebersihan sejatinya sudah pernah dilakukan sebelumnya, namun belum berjalan secara konsisten. “Sesungguhnya bagian ini kita sudah melaksanakan, namun tidak secara rutin. Bapak Presiden memerintahkan langsung kepada Gubernur, Bupati/Wali Kota untuk melaksanakan aksi kebersihan di setiap kota,” kata Donatus.
Menurut Donatus, perhatian Presiden terhadap persoalan sampah dilatarbelakangi dampaknya terhadap sektor pariwisata dan citra daerah. “Aksi kebersihan ini diperintahkan karena banyaknya sampah di tempat wisata yang berdampak pada menurunnya kunjungan wisatawan. Jika pemerintah daerah tidak mampu, maka Presiden akan memerintahkan TNI/Polri untuk melaksanakannya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menyatakan bahwa apel tersebut menjadi langkah awal untuk membangun budaya bersih yang berkelanjutan di Fakfak. “Setelah apel gelar pasukan ini, setiap hari Jumat akan dilaksanakan aksi kebersihan oleh OPD, mahasiswa, pelajar hingga masyarakat. Ini akan kita tindak lanjuti dengan keputusan bersama secara tertulis sampai ke tingkat kelurahan, kampung, dan RT, agar kesadaran akan pentingnya kebersihan benar-benar tumbuh,” pungkas Donatus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....