Pohon Zombie Raksasa, Jejaring Kehidupan Tersembunyi Bawah Tanah
- 31 Jan 2026 20:54 WIB
- Fak Fak
RRI.Co.Id, Fakfak - Istilah “pohon zombie” mungkin terdengar seperti bagian dari kisah fiksi atau film horor, namun fenomena ini benar-benar terjadi di alam dan memberikan gambaran nyata tentang betapa kompleks serta saling terhubungnya ekosistem hutan, konsep ini merujuk pada kemampuan alam untuk mempertahankan kehidupan melalui jaringan tersembunyi di bawah permukaan tanah. Hal ini memungkinkan satu organisme menopang organisme lain, karena fenomena tersebut mendorong kita untuk meninjau kembali pemahaman tentang bagaimana alam bekerja, bukan sebagai kumpulan individu yang berdiri sendiri, melainkan sebagai sistem kehidupan yang saling bergantung dan saling menjaga.
Salah satu contoh nyata ditemukan di hutan Selandia Baru, tempat sebuah pohon yang secara fisik tidak lagi memiliki daun tetap bertahan hidup berkat dukungan pohon-pohon di sekitarnya melalui jaringan akar dan jamur bawah tanah, di tengah perbincangan publik mengenai film zombie Indonesia Abadi Nan Jaya yang mengangkat nuansa lokal, kisah pohon zombie ini justru menunjukkan bahwa alam memiliki “cerita” serupa yang jauh lebih nyata dan menakjubkan. Fenomena tersebut menjadi bukti bahwa kehidupan di alam berlangsung melalui kerja sama yang sunyi namun sangat vital, bahkan ketika secara kasat mata kehidupan itu tampak telah berhenti.
Berikut yang perlu diketahui tentang Pohon Zombie yang dikutip dari laman siapdarling.id :
1. Pohon yang Tampak Mati, Namun Masih Bertahan
Di salah satu kawasan hutan di Selandia Baru, peneliti menemukan sebuah pohon yang sekilas tampak tidak lagi hidup. Pohon tersebut tidak memiliki daun maupun cabang, hanya menyisakan batang yang berdiri tegak. Secara ilmiah, kondisi ini seharusnya menandakan kematian, karena tanpa daun pohon tidak dapat melakukan fotosintesis dan memproduksi energi bagi dirinya sendiri. Namun hasil pengamatan menunjukkan hal yang berbeda. Aliran air masih berlangsung di dalam batangnya, menandakan bahwa pohon tersebut belum sepenuhnya mati dan masih menjalankan fungsi kehidupan dasar.
2. Jaringan Kehidupan di Bawah Permukaan Tanah
Fenomena ini dapat dijelaskan melalui keberadaan sistem bawah tanah yang dikenal sebagai Wood Wide Web. Sistem ini merupakan jaringan kompleks yang terbentuk dari hubungan antara akar pohon dan jamur mikoriza, yang menghubungkan satu pohon dengan pohon lainnya dalam satu ekosistem hutan. Melalui jaringan tersebut, pohon-pohon dapat saling berbagi air, menyalurkan nutrisi, bahkan mengirimkan sinyal peringatan saat terjadi ancaman lingkungan. Pohon yang tampak “mati” tersebut ternyata masih terhubung dengan pohon-pohon sehat di sekitarnya. Meskipun tidak lagi mampu melakukan fotosintesis, ia tetap bertahan hidup berkat suplai nutrisi yang diterima melalui jaringan akar bawah tanah, menunjukkan kuatnya kerja sama alami dalam ekosistem hutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....