Hujan Memiliki Aroma Khas, Fenomena Alam yang Menenangkan
- 27 Jan 2026 07:59 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak : Banyak orang menyadari bahwa hujan memiliki aroma khas yang sering kali terasa menenangkan, terutama saat hujan pertama turun setelah cuaca panas berkepanjangan. Aroma ini bukan sekadar perasaan, melainkan fenomena alam yang memiliki penjelasan ilmiah.
Dilansir dari beberapa sumber, salah satunya Tempo.co. Aroma khas hujan dikenal dengan istilah petrichor. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh para ilmuwan pada tahun 1964 untuk menggambarkan bau yang muncul ketika air hujan jatuh ke permukaan tanah kering. Aroma tersebut berasal dari minyak alami yang dikeluarkan oleh tumbuhan dan terserap ke dalam tanah selama musim kering.
Selain itu, bau hujan juga dipengaruhi oleh bakteri tanah bernama actinomycetes. Bakteri ini menghasilkan senyawa bernama geosmin, yang dilepaskan ke udara saat tetesan hujan menghantam permukaan tanah. Geosmin inilah yang memberikan aroma tanah basah yang khas dan mudah dikenali oleh indera penciuman manusia.
Faktor lain yang turut memengaruhi aroma hujan adalah ozon. Saat terjadi badai petir, energi listrik dapat memecah molekul oksigen dan nitrogen di udara, menghasilkan ozon yang kemudian terbawa angin ke permukaan tanah. Ozon memberikan aroma segar yang sering tercium sebelum atau saat hujan turun.
| Baca juga: Bau Semut yang Tidak Enak ini Alasannya |
Para ahli menyebutkan bahwa kemampuan manusia mencium aroma hujan merupakan bagian dari naluri alamiah. Aroma tersebut sering dikaitkan dengan tanda kesuburan tanah dan ketersediaan air, sehingga memberikan efek menenangkan secara psikologis.
Fenomena hujan yang memiliki aroma khas ini menunjukkan bahwa alam memiliki cara unik untuk berkomunikasi dengan manusia. Tak heran jika banyak orang merasa lebih tenang, rileks, dan damai saat mencium aroma hujan yang khas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....