Penyebab Bayi Rewel Terus dan Cara Menenangkannya

  • 31 Des 2025 02:10 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Bayi yang sering menangis atau tampak rewel merupakan kondisi yang umum terjadi, terutama pada masa awal pertumbuhan ketika kemampuan berkomunikasi masih sangat terbatas, situasi ini kerap menjadi tantangan bagi orang tua karena bayi belum dapat menyampaikan kebutuhan atau ketidaknyamanan yang dirasakannya secara verbal. Apabila tangisan terjadi terus-menerus, sulit ditenangkan, atau disertai perubahan perilaku seperti gangguan tidur dan penurunan nafsu menyusu, orang tua perlu lebih waspada dan berupaya memahami penyebab yang mendasarinya agar dapat memberikan respons yang tepat.

Penyebab bayi rewel sangat beragam, mulai dari kebutuhan dasar seperti rasa lapar, kelelahan, popok yang kotor, hingga ketidaknyamanan akibat masalah pencernaan, sensitivitas terhadap makanan, tumbuh gigi, atau kondisi kesehatan seperti demam dan sakit. Dengan mengenali faktor pemicu tersebut, orang tua dapat melakukan langkah-langkah sederhana untuk menenangkan bayi, seperti mengusap kepala atau perutnya dengan lembut, meredupkan pencahayaan ruangan, memberikan dot atau empeng, memeluk bayi dengan penuh kehangatan, serta memindahkannya ke lingkungan yang lebih nyaman. Pendekatan yang tepat dan penuh kesabaran tidak hanya membantu meredakan tangisan, tetapi juga memberikan rasa aman sehingga bayi dapat kembali tenang dan nyaman.

Berikut 12 alasan penyebab bayi rewel terus dan cara menenangkannya yang dikutip dari laman ciputrahospital.com :

1. Rasa Lapar

Rasa lapar merupakan faktor paling umum yang memicu bayi menjadi rewel dan enggan menyusu. Biasanya, bayi akan memberikan isyarat awal seperti mengisap jari, membuka mulut, atau menjulurkan lidah sebelum menangis dengan keras. Dengan menjaga pola menyusui yang teratur serta memahami tanda-tanda awal lapar, orang tua dapat membantu mencegah bayi mengalami rewel yang berlebihan.

2. Gangguan Pencernaan

Ketidaknyamanan pada sistem pencernaan, seperti perut kembung atau refluks, dapat menyebabkan bayi menangis terus-menerus. Kondisi ini sering dipengaruhi oleh posisi menyusu yang kurang tepat atau masuknya udara saat bayi mengisap susu. Menggendong bayi dalam posisi tegak atau miring ke kiri serta menepuk punggungnya secara perlahan dapat membantu meredakan keluhan tersebut.

3. Sensitivitas terhadap Makanan

Pada beberapa bayi, rewel dan penolakan menyusu dapat disebabkan oleh sensitivitas terhadap zat tertentu, terutama pada bayi yang mengonsumsi ASI. Makanan yang dikonsumsi ibu, seperti produk olahan susu, kafein, atau makanan yang menghasilkan gas, berpotensi memicu ketidaknyamanan pada bayi. Evaluasi pola makan ibu dapat menjadi langkah awal untuk mengatasi kondisi ini.

4. Kelelahan atau Rasa Mengantuk

Bayi yang terlalu lelah justru cenderung sulit untuk tidur dan menjadi lebih rewel. Kurangnya waktu istirahat yang cukup dapat membuat bayi gelisah, terutama pada malam hari. Menerapkan rutinitas tidur yang konsisten dan menenangkan, seperti menggendong dengan lembut atau memperdengarkan lagu pengantar tidur, dapat membantu bayi lebih mudah terlelap.

5. Popok Basah atau Kotor

Kondisi popok yang basah atau kotor dapat menimbulkan rasa tidak nyaman bagi sebagian bayi. Ketidaknyamanan ini sering kali menjadi pemicu tangisan dan kegelisahan. Oleh karena itu, pemeriksaan dan penggantian popok secara rutin sangat penting untuk menjaga kenyamanan bayi.

6. Perlu Disendawakan

Tangisan yang muncul sesaat setelah menyusu sering kali menandakan bahwa bayi perlu disendawakan. Udara yang tertelan selama menyusu atau saat menggunakan empeng dapat menyebabkan perut terasa penuh dan tidak nyaman. Membiasakan menyendawakan bayi setelah menyusu dapat membantu mencegah kembung dan rewel.

7. Proses Tumbuh Gigi (Teething)

Pertumbuhan gigi dapat menjadi penyebab bayi rewel, khususnya pada malam hari. Tanda-tandanya meliputi produksi air liur berlebih dan kebiasaan menggigit benda di sekitarnya. Untuk mengurangi rasa nyeri pada gusi, orang tua dapat memberikan kompres dingin atau mainan gigitan yang aman dan lembut.

8. Stimulasi Berlebihan

Paparan rangsangan yang terlalu banyak, seperti suasana ramai atau aktivitas berlebihan, dapat membuat bayi mengalami overstimulasi. Kondisi ini sering menyebabkan bayi sulit tidur dan menjadi mudah rewel. Memindahkan bayi ke lingkungan yang tenang dan minim rangsangan dapat membantu menenangkan sistem sarafnya.

9. Membutuhkan Perhatian dan Kedekatan

Tidak jarang bayi menangis pada malam hari karena membutuhkan kehadiran orang tua. Kontak fisik seperti pelukan, sentuhan lembut, atau mendengar suara ibu dapat memberikan rasa aman dan membantu bayi kembali tenang.

10. Ketidaknyamanan Lingkungan

Hal-hal sederhana seperti label pakaian yang mengiritasi kulit atau suhu ruangan yang tidak sesuai dapat menyebabkan bayi merasa tidak nyaman. Memastikan pakaian yang dikenakan lembut serta suhu ruangan berada pada tingkat yang ideal dapat membantu mengurangi rewel.

11. Kolik

Kolik ditandai dengan tangisan berlebihan tanpa penyebab yang jelas, umumnya terjadi pada malam hari. Kondisi ini sering menjadi sumber stres bagi orang tua meskipun tidak berbahaya. Upaya menenangkan bayi, seperti mengayun perlahan atau menggunakan suara lembut (white noise), dapat membantu meredakan tangisan.

12. Kondisi Sakit atau Demam

Bayi yang menangis terus-menerus juga bisa menandakan adanya gangguan kesehatan, seperti demam atau infeksi ringan, misalnya pilek. Perhatikan tanda-tanda lain seperti bayi tampak lesu, frekuensi menyusu berkurang, atau suhu tubuh meningkat. Apabila gejala tersebut muncul, segera lakukan konsultasi dengan tenaga medis untuk penanganan lebih lanjut.

Berikut cara menenangkannya bayi yang masih dikutip dari laman ciputrahospital.com :

  • Pastikan kebutuhan dasar bayi terpenuhi
  • Gunakan dot atau empeng
  • Usap kepala bayi dengan lembut
  • Elus bagian perut bayi
  • Gendong sambil mengayun pelan
  • Ajak jalan-jalan dengan stroller atau naik mobil
  • Pindah ke ruangan lain
  • Redupkan cahaya ruangan
  • Mandikan dengan air hangat
  • Dekap dan peluk bayi salah satu yang harus dilakukan jika bayi rewel
  • Putar musik lembut atau suara putih
  • Pindahkan bayi yang tertidur ke boks
  • Ambil jeda jika merasa lelah atau frustrasi

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....