Jenis Makanan Penambah Darah Guna Cegah Anemia
- 08 Nov 2025 09:26 WIB
- Fak Fak
KBRN, Fakfak: Darah memiliki peran vital dalam tubuh manusia karena berfungsi mengangkut oksigen, nutrisi dan hormon ke seluruh jaringan tubuh. Kondisi kekurangan darah atau anemia terjadi ketika jumlah sel darah merah (eritrosit) atau kadar hemoglobin (Hb) menurun di bawah normal. Akibatnya, tubuh terasa lemas, cepat lelah, pusing, dan wajah tampak pucat.
Salah satu cara alami untuk mengatasi kondisi ini adalah dengan mengonsumsi makanan penambah darah yang kaya zat gizi penting seperti zat besi, asam folat, vitamin B12, dan vitamin C. Dikutip dari alodokter.com berikut ini beberapa makanan penambah darah yaitu:
1. Daging Merah dan Hati
Daging sapi, kambing, serta hati ayam/sapi kaya akan zat besi heme, yaitu jenis zat besi yang mudah diserap tubuh. Konsumsi dalam jumlah cukup dapat meningkatkan kadar hemoglobin secara signifikan.
2. Sayuran Hijau
Bayam, kangkung, sawi, dan brokoli mengandung zat besi non-heme serta asam folat. Untuk meningkatkan penyerapannya, sebaiknya dikonsumsi bersama sumber vitamin C seperti jeruk atau tomat.
3. Kacang-Kacangan dan Biji-Bijian
Kacang merah, kedelai, lentil, dan biji labu kaya zat besi, protein, serta magnesium yang membantu pembentukan darah. Cocok untuk vegetarian.
4. Buah Kaya Vitamin C
Jeruk, jambu biji, strawberry, dan kiwi membantu tubuh menyerap zat besi dari makanan nabati, serta memperkuat sistem kekebalan tubuh.
5. Telur
Kaya protein, zat besi, dan vitamin B kompleks, telur membantu memperbaiki jaringan tubuh dan mendukung pembentukan sel darah baru.
6. Ikan dan Seafood
Ikan tuna, salmon, sarden, serta kerang mengandung zat besi dan vitamin B12 tinggi yang penting bagi penderita anemia.
7. Alpukat dan Buah Kering
Alpukat mengandung asam folat dan zat besi, sedangkan buah kering seperti kurma, kismis, dan aprikot membantu menambah energi serta meningkatkan kadar Hb.
Tips Mengoptimalkan Penyerapan Zat Besi :
1. Hindari minum teh atau kopi bersamaan dengan makanan penambah darah, karena tanin dapat menghambat penyerapan zat besi.
2. Konsumsi vitamin C (misalnya dari buah jeruk atau jambu) bersamaan dengan sumber zat besi nabati.
3. Masak sayuran secara singkat agar kandungan nutrisinya tidak hilang.
4. Lakukan pemeriksaan darah rutin, terutama bagi wanita hamil atau penderita anemia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....