Berikut Mata Uang Tertinggi di Dunia 2025

  • 30 Jul 2025 19:06 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Dolar Amerika Serikat memang dikenal sebagai mata uang paling dominan dalam perdagangan internasional, banyak transaksi global, termasuk perdagangan minyak dan investasi lintas negara, dilakukan menggunakan USD. Hal ini membuatnya sangat berpengaruh di pasar keuangan dunia, namun meskipun perannya besar, USD bukanlah mata uang dengan nilai tukar tertinggi terhadap mata uang lainnya.

Dalam dunia ekonomi, tingginya nilai mata uang sering menunjukkan kestabilan ekonomi suatu negara, tingkat inflasi yang rendah, serta kebijakan moneter dan pengelolaan sumber daya yang efektif. Jadi, kekuatan mata uang tidak hanya diukur dari seberapa sering digunakan, tetapi juga dari seberapa besar nilainya jika dibandingkan dengan mata uang lain.

Berikut 10 mata uang tertinggi di dunia 2025 yang dikutip dari laman beautynesia.id :

1. Dinar Kuwait (KWD)

Berdasarkan data yang dirilis oleh Forbes, dinar Kuwait dinobatkan sebagai mata uang paling bernilai di dunia. Nilai tukarnya sangat tinggi, di mana 1 dinar Kuwait (KWD) setara dengan sekitar 3,26 dolar Amerika. Artinya, 1 dolar hanya mampu ditukar dengan sekitar 0,31 KWD, atau jika dikonversi ke rupiah, 1 KWD bernilai sekitar Rp54.839. Negara kecil yang terletak di antara Arab Saudi dan Irak ini dikenal sebagai salah satu eksportir minyak terbesar di dunia, dan sebagian besar kekayaannya berasal dari sektor energi tersebut.

2. Dinar Bahrain (BHD)

Nilai tukar satu dinar Bahrain (BHD) saat ini setara dengan sekitar 2,65 dolar AS. Dengan demikian, 1 dolar AS hanya dapat ditukar dengan sekitar 0,38 dinar Bahrain. Jika dikonversi ke rupiah, nilai 1 BHD setara kurang lebih Rp43.240. Bahrain sendiri merupakan negara kepulauan kecil yang terletak di Teluk Persia, tepatnya di lepas pantai Arab Saudi.

Berbeda dari banyak negara di kawasan Teluk yang bergantung pada minyak, Bahrain memiliki perekonomian yang cukup beragam. Pada tahun 2024, sektor non-migas menyumbang hingga 85,9% terhadap produk domestik bruto riil negara tersebut. Dinar Bahrain pertama kali diperkenalkan pada tahun 1965 dan sejak itu dipatok terhadap dolar Amerika Serikat untuk menjaga kestabilan nilai tukarnya.

3. Rial Oman (OMR)

Rial Oman mulai digunakan secara resmi pada tahun 1970-an. Hingga saat ini, 1 rial Oman (OMR) memiliki nilai tukar sekitar 2,60 dolar AS atau setara dengan Rp42.340. Sebaliknya, jika dihitung dari sisi lain, 1 dolar AS hanya dapat ditukar dengan sekitar 0,38 rial Oman.

Oman adalah negara yang terletak di kawasan strategis Jazirah Arab, tepatnya berbatasan dengan Uni Emirat Arab dan Yaman. Seperti banyak negara tetangganya di kawasan Teluk, perekonomian Oman sangat bergantung pada ekspor sumber daya alam, terutama minyak bumi dan gas alam, yang menjadi tulang punggung pendapatan negara tersebut.

4. Dinar Yordania (JOD)

Dinar Yordania mulai digunakan secara resmi pada era 1950-an, dan kini memiliki nilai tukar sekitar 1,41 dolar AS. Dengan kata lain, 1 dolar AS setara dengan 0,71 dinar Yordania, sementara 1 dinar Yordania (JOD) bernilai kurang lebih Rp22.970. Nilai tukar ini menempatkan dinar Yordania sebagai salah satu mata uang terkuat di dunia, tepatnya di posisi keempat.

Berbeda dengan banyak negara Timur Tengah lainnya, Yordania bukanlah negara kaya minyak. Sebagai negara yang sebagian besar terkurung daratan, Yordania memiliki sumber daya alam yang terbatas dan tidak terlalu mengandalkan ekspor minyak dan gas. Meski begitu, negara ini terus berupaya mendorong pertumbuhan ekonominya di tengah tantangan seperti utang publik yang meningkat dan laju pertumbuhan ekonomi yang cenderung lambat.

5. Poundsterling Inggris (GBP)

Poundsterling Inggris merupakan salah satu mata uang tertua di dunia yang telah digunakan sejak abad ke-15, dan mulai mengalami sistem desimal pada tahun 1971. Saat ini, nilai tukar 1 poundsterling setara dengan 1,33 dolar AS. Artinya, jika dikonversikan, 1 USD bernilai sekitar £0,75, sedangkan 1 GBP berkisar di angka Rp19.900.

Nilai tinggi poundsterling tidak lepas dari pengaruh sejarah panjang Inggris sebagai kekuatan ekonomi global serta posisi strategis London sebagai pusat finansial internasional. Stabilitas mata uang ini juga ditopang oleh kekuatan ekonomi Inggris yang menduduki peringkat atas dunia berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB), menjadikan pound sebagai simbol kepercayaan terhadap kestabilan ekonomi negara tersebut.

6. Pound Gibraltar (GIP)

Pound Gibraltar mulai digunakan pada era 1920-an dan hingga kini nilainya masih mengikuti poundsterling Inggris secara tetap. Artinya, pergerakan nilai tukar pound Gibraltar akan selalu sejalan dengan pound Inggris. Gibraltar sendiri merupakan wilayah kecil yang terletak di ujung selatan Spanyol, namun secara resmi berada di bawah kekuasaan Inggris. Saat ini, nilai tukar 1 GIP (Gibraltar Pound) setara dengan sekitar Rp19.900.

7. Franc Swiss (CHF)

Franc Swiss merupakan mata uang resmi yang digunakan di Swiss dan Liechtenstein. Mata uang ini dikenal luas sebagai salah satu yang paling stabil di dunia, berkat kondisi politik dan ekonomi Swiss yang sangat solid. Pertama kali diperkenalkan pada tahun 1850, franc Swiss kini dihargai sekitar 1,21 USD, atau sebaliknya, 1 USD setara dengan 0,83 franc Swiss. Jika dikonversikan ke rupiah, nilai 1 CHF saat ini kurang lebih Rp17.870.

8. Dolar Kepulauan Cayman (KYD)

Kepulauan Cayman adalah wilayah Inggris di Karibia dan terkenal sebagai pusat keuangan lepas pantai. Dolar Kepulauan Cayman pertama kali diperkenalkan pada tahun 1970-an dan dipatok dengan dolar AS. Satu dolar Kepulauan Cayman saat ini dapat membeli 1,20 USD. Sebaliknya, 1 USD bernilai 0,83 KYD. Semenatar untuk 1 KYD setara dengan Rp19.880.

9. Euro (EUR)

Euro resmi digunakan sebagai alat pembayaran fisik sejak tahun 2002. Mata uang ini menjadi simbol kekuatan ekonomi kawasan Zona Euro, yang terdiri dari 20 dari 27 negara anggota Uni Eropa. Saat ini, 1 euro setara dengan sekitar 1,13 USD, atau jika dibalik, 1 USD bernilai sekitar €0,89. Dalam nilai tukar rupiah, 1 EUR setara dengan kurang lebih Rp16.800.

10. Dolar AS (USD)

Dolar Amerika Serikat hampir masuk dalam jajaran 10 besar mata uang terkuat di dunia, bersama berbagai denominasi lainnya. Sebagian besar mata uang yang tidak termasuk dalam daftar tersebut justru memiliki nilai tukar yang lebih rendah dari 1 dolar jika dibandingkan secara satu banding satu.

Diperkenalkan sejak akhir abad ke-18, dolar AS digunakan sebagai mata uang resmi tidak hanya di Amerika Serikat, tetapi juga di beberapa negara dan wilayah lain seperti Ekuador. Dengan statusnya sebagai ekonomi terbesar dunia berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB), dolar AS menjadi mata uang yang paling sering diperdagangkan secara internasional. Selain itu, dolar AS juga merupakan cadangan devisa utama di banyak bank sentral dan menjadi acuan harga di pasar komoditas global seperti minyak, emas, dan tembaga.

Peringkat mata uang terkuat tahun ini dengan Dinar Kuwait sebagai yang tertinggi, diikuti oleh Dinar Bahrain, Rial Oman, Dinar Yordania, Poundsterling Inggris, hingga Dolar AS di posisi ke-10 menunjukkan betapa kekayaan sumber daya alam, kebijakan ekonomi yang solid, dan kestabilan negara memainkan peran besar dalam menentukan kekuatan sebuah mata uang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....