Bolehkah Penderita Hipertensi, Kolestrol Tinggi Makan Opor Ayam
- 08 Apr 2025 07:47 WIB
- Fak Fak
KBRN, Fakfak : Opor adalah salah satu hidangan tradisional Indonesia yang popular ,terutama saat perayaan lebaran, Opor ayam pada dasarnya terbuat dari santan, ayam, dan bumbu-bumbu khas. Masalahnya, santan itu tinggi lemak jenuh, dan kalau ayamnya bagian yang berlemak (misalnya paha berkulit), ditambah santan kental, maka kandungan lemak jenuh dan kolesterolnya lumayan tinggi, yang dilansir dari fimela.com Ini yang bisa jadi masalah untuk penderita hipertensi dan kolesterol tinggi.
Berikut penjelasannya:
Kenapa harus hati-hati?
- Hipertensi: Opor ayam biasanya dimakan dengan tambahan garam atau kaldu instan yang tinggi natrium, sedangkan natrium berlebihan bisa memperburuk tekanan darah.
- Kolesterol tinggi: Santan dan kulit ayam tinggi lemak jenuh, yang bisa meningkatkan kadar LDL (kolesterol jahat).
Tips supaya tetap aman:
- Pilih bagian ayam tanpa kulit (misal dada tanpa kulit).
- Kurangi atau gunakan santan encer, atau bisa diganti santan rendah lemak.
- Batasi garam dan penyedap rasa.
- Makan dalam porsi kecil, jangan setiap hari.
- Lengkapi dengan sayur tinggi serat untuk membantu mengikat lemak (misal: sayur asem, lalapan segar, dsb).
Yang menjadi perhatian yakni, Sesekali makan opor ayam boleh, asal diolah dengan cara yang lebih sehat dan tidak berlebihan. Jika sedang dalam masa pengobatan ketat atau kadar kolesterol/tekanan darah sedang tinggi, sebaiknya dikonsultasikan juga ke dokter atau ahli gizi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....