Berikut Perbedaan Anxiety Disorder dan Panic Attack Disorder

  • 29 Jan 2025 11:26 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Panic Attack Disorder, atau gangguan serangan panik, adalah kondisi mental yang ditandai dengan serangan kecemasan tiba-tiba dan intens, serangan panik ini biasanya disertai dengan gejala fisik seperti detak jantung cepat, sesak napas, keringat berlebihan, dan perasaan takut yang luar biasa. Anxiety Disorder adalah kondisi mental yang ditandai dengan perasaan cemas, khawatir, atau takut yang berlebihan dan sering kali mengganggu aktivitas sehari-hari karena penderita dapat merasa cemas meskipun tidak ada ancaman nyata, dan perasaan ini dapat disertai dengan gejala fisik seperti detak jantung yang cepat, napas pendek, atau keringat berlebih.

Meskipun keduanya berhubungan dengan kecemasan, Panic Attack Disorder lebih mengarah pada serangan mendalam yang datang tanpa peringatan dan bisa sangat menakutkan. Seseorang yang mengalami Gangguan Kecemasan Umum (Anxiety Disorder) dapat berisiko mengalami serangan panik, dan kedua gangguan ini dapat terjadi bersamaan, memperburuk kualitas hidup seseorang. Pengobatan untuk kedua kondisi ini bisa melibatkan terapi, obat-obatan, atau kombinasi keduanya.

Berikut perbedaan Anxiety Disorder dan Panic Attack Disorder yang dikutip dari laman bunda.co.id :

1. Perbedaan Berdasarkan Definisi

Anxiety Disorder adalah gangguan mental yang ditandai dengan kecemasan berlebihan, dengan penyebab yang sering kali dapat diidentifikasi dan dihindari. Sebaliknya, Panic Attack Disorder melibatkan serangan ketakutan yang intens dan terkadang tidak memiliki penyebab yang jelas, yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan berulang, bahkan pada seseorang yang tidak memiliki riwayat gangguan panik sebelumnya.

2. Perbedaan Berdasarkan Pemicu Gejala

Anxiety Disorder biasanya dipicu oleh faktor yang jelas, seperti ketakutan terhadap ketinggian, keramaian, atau hewan tertentu. Lama gejala dapat bervariasi, dari beberapa menit hingga berbulan-bulan, tergantung pada tingkat keparahan gangguan. Sementara itu, Panic Attack Disorder sering kali dipicu oleh faktor yang tidak jelas dan dapat terjadi tiba-tiba. Beberapa penderita bahkan merasakan stres sepanjang hari sebelum akhirnya mengalami serangan panik. Perbedaan utama antara keduanya terletak pada ketidakpastian pemicu pada Panic Attack Disorder, yang membuatnya lebih sulit diprediksi.

3. Perbedaan Berdasarkan Pemicu Gejala

Kesamaan gejala antara Anxiety Disorder dan Panic Attack Disorder, seperti sesak napas, rasa sakit pada dada, dan gangguan fisik lainnya, sering membuat banyak orang menganggap keduanya serupa. Namun, ada perbedaan penting dalam gejalanya. Anxiety Disorder cenderung disertai dengan gangguan tidur dan nyeri otot, yang tidak ditemukan pada Panic Attack Disorder. Sebaliknya, pada Panic Attack Disorder, gejala khasnya adalah rasa takut yang sangat intens, seolah-olah nyawa terancam, kehilangan kendali atas diri, dan depersonalisasi, yang tidak terjadi pada Anxiety Disorder.

Panic attack juga membuat komplikasi gangguan lainnya terutama yang berhubungan tentang kesehatan mental penderita. Beberapa di antaranya adalah:

  • Munculnya fobia yang belum pernah dialami.
  • Takut untuk bersosialisasi.
  • Memicu permasalahan baru di kehidupan sosial.
  • Berisiko terjerumus ke dalam masalah keuangan dan NAPZA.
  • Kerap mengalami depresi.
  • Timbul keinginan untuk bunuh diri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....