Kenali Beragam Jenis Terong dengan Ciri Khasnya

  • 20 Jan 2025 15:06 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Terong atau yang sering disebut dengan nama eggplant dalam bahasa Inggris, adalah salah satu jenis sayuran yang populer di Indonesia. Memiliki rasa yang lembut dengan tekstur daging buah yang kenyal, terong bisa diolah menjadi berbagai jenis masakan mulai dari tumisan, sambal, hingga hidangan bakar.

Selain mudah dibudidayakan, terong juga kaya akan nutrisi seperti serat, vitamin dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan. Umumnya jenis terong yang sering kita konsumsi adalah terong ungu. Namun, tahukah Anda bahwa terong memiliki beragam jenis yang masing-masing memiliki ciri khas. Berikut adalah beberapa jenis terong yang populer dikutip dari berbagai sumber, salah satunya dgwertilizer.co.id.

1. Terong Ungu

Terong ungu adalah jenis terong yang paling banyak dikenal dan paling sering digunakan dalam masakan Indonesia. Ciri utama dari terong ini adalah warna kulitnya yang ungu pekat dan bentuknya yang lonjong. Terong ungu memiliki daging buah yang lembut dan sedikit pahit, sehingga sering digunakan dalam masakan berkuah seperti sop terong atau tumis terong pedas.

2. Terong Hijau

Berbeda dengan terong ungu, terong hijau memiliki kulit buah yang berwarna hijau segar. Biasanya, terong hijau lebih kecil dan lebih padat daripada terong ungu. Rasanya cenderung lebih manis dan tidak terlalu pahit. Terong jenis ini sering dimasak dalam masakan khas Indonesia seperti terong balado atau terong sambal terasi.

3. Terong Bulat

Terong bulat memiliki bentuk yang lebih kecil dan bulat, dengan kulit berwarna ungu muda atau bahkan putih. Ukurannya yang kecil membuatnya cocok untuk hidangan yang membutuhkan potongan kecil, seperti dalam nasi goreng terong atau sebagai bahan dalam masakan kari. Terong bulat juga lebih cepat matang dan memiliki tekstur yang lebih lembut.

4. Terong Putih

Sebagai jenis yang lebih jarang ditemukan, terong putih memiliki kulit berwarna putih pucat yang membedakannya dari terong lainnya. Rasanya lebih lembut dan tidak terlalu pahit. Terong putih cocok digunakan dalam hidangan yang membutuhkan penampilan cantik atau disajikan dalam masakan dengan kuah santan yang creamy.

5. Terong Belanda (Tamarillo)

Meskipun memiliki nama yang mirip, terong Belanda atau tamarillo bukanlah jenis terong yang biasa ditemukan di pasar Indonesia. Bentuknya lebih mirip dengan tomat, berwarna merah atau kuning, dan sering digunakan sebagai bahan pembuatan jus atau sebagai tambahan pada salad dan masakan lainnya. Rasanya asam dan segar, cocok untuk memberi sensasi berbeda dalam hidangan.

6. Terong Jepang

Terong Jepang memiliki bentuk yang lebih ramping dan panjang dibandingkan dengan terong pada umumnya. Kulitnya berwarna ungu kehitaman dan sangat tipis, membuatnya cocok untuk masakan yang membutuhkan potongan halus, seperti dalam sushi atau tumisan Jepang. Terong ini memiliki rasa yang sangat lembut, sedikit manis, dan hampir tidak pahit.

7. Terong Cina

Terong Cina memiliki bentuk yang sedikit lebih kecil dan ramping. Warnanya beragam, mulai dari hijau kekuningan hingga ungu muda. Terong ini sering digunakan dalam masakan Asia, khususnya masakan Cina, karena rasanya yang tidak terlalu kuat dan lebih ringan. Terong Cina cocok dimasak dalam berbagai cara, seperti dipanggang, ditumis, atau dijadikan bahan campuran dalam sup.

Terong adalah salah satu bahan pangan serbaguna yang hadir dalam berbagai jenis, masing-masing dengan karakteristik unik. Mulai dari terong ungu yang khas hingga terong Jepang yang lebih lembut, semua jenis terong ini memberikan keistimewaan tersendiri dalam setiap masakan, dan tak heran jika terong menjadi salah satu sayuran favorit banyak orang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....