Fakfak Dinilai Jadi Ikon Kerukunan Papua Barat

  • 06 Okt 2026 12:12 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak — Kabupaten Fakfak dinilai menjadi salah satu daerah yang dapat dijadikan contoh dalam menjaga kehidupan masyarakat yang berbeda latar belakang agama. Kondisi tersebut menjadikan Fakfak disebut sebagai ikon kerukunan sekaligus laboratorium kerukunan bagi Provinsi Papua Barat.

Hal tersebut disampaikan Ketua Badan Moderasi Beragama Kanwil Kemenag Propinsi papua barat sekaligus Wakil Ketua III Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua Barat, Dr. Abraham Yumte, M.Th., MM, dalam talk show RRI Fakfak bersama Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Fakfak, Selasa 6 Oktober 2026. Kegiatan tersebut membahas penguatan moderasi beragama dan nilai kerukunan di tengah keberagaman masyarakat.

Menurut Abraham, kekuatan utama kerukunan di Fakfak tidak terlepas dari filosofi lokal Satu Tungku Tiga Batu. Filosofi tersebut menjadi perekat kehidupan masyarakat dengan latar belakang berbeda untuk tetap hidup bersama sebagai satu kesatuan.

“Filosofi Satu Tungku Tiga Batu ini yang membuat dan merekatkan bahwa kita biar berbeda, tetapi kita adalah satu,” ujar Abraham. Ia menilai perbedaan harus dipandang sebagai kekayaan bangsa yang perlu dijaga bersama.

Abraham mengatakan masyarakat Fakfak memiliki tradisi saling menghargai dan menghormati yang telah diwariskan secara turun-temurun. Nilai tersebut menjadi modal sosial yang memperkuat persaudaraan sekaligus menjaga kehidupan masyarakat tetap harmonis.

Selain faktor filosofi, menurut Abraham, kekuatan kerukunan Fakfak juga dipengaruhi faktor historis. Ia menyebut sejarah masuknya agama-agama di Tanah Papua turut membentuk kehidupan masyarakat Fakfak yang telah mengenal keberagaman sejak masa lampau.

“Dari segi historis itu bahwa kita ini rukun bukan hanya baru. Hal-hal kebaikan dan kerukunan ini sudah kita tanamkan dari leluhur kita sejak lama,” katanya. Nilai-nilai tersebut kemudian diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya hingga saat ini.

Abraham menambahkan, kehidupan masyarakat yang rukun juga didukung oleh keberadaan negara yang menjamin kebebasan setiap warga negara dalam memeluk agama dan menjalankan ibadah. Jaminan tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan kehidupan beragama yang aman dan saling menghormati.

Ia berharap kekuatan kerukunan yang dimiliki Fakfak terus dipertahankan, khususnya oleh generasi muda. Melalui talk show RRI Fakfak bersama MTsN Fakfak, nilai toleransi dan penghormatan terhadap perbedaan diharapkan semakin dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....