Pelajar Fakfak Didorong Pahami Moderasi Beragama

  • 06 Okt 2026 12:11 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak — Pelajar dinilai memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan kerukunan umat beragama di Kabupaten Fakfak. Karena itu, pemahaman mengenai moderasi beragama perlu diperkuat sejak lingkungan sekolah.

Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam talk show RRI Fakfak bersama Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Fakfak, Selasa 6 Oktober 2026. Kegiatan menghadirkan Ketua Badan Moderasi Beragama Kanwil Kemenag Propinsi papua barat sekaligus Wakil Ketua III Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua Barat, Dr. Abraham Yumte, M.Th., MM.

Abraham mengatakan sekolah menjadi salah satu sasaran program sosialisasi moderasi beragama yang dilakukan FKUB bersama Kanwil Kementerian Agama Papua Barat. Menurutnya, pendidikan memiliki posisi strategis untuk membentuk generasi yang mampu menghargai perbedaan.

Ia menjelaskan, moderasi beragama tidak hanya berbicara mengenai hubungan seseorang dengan keyakinannya, tetapi juga bagaimana membangun hubungan sosial dengan orang lain. Sikap toleransi, kesetaraan, dan kerja sama menjadi bagian penting yang perlu ditanamkan kepada pelajar.

“Nilai-nilai kearifan lokal di Fakfak ini sangat kuat. Kita lihat dalam kehidupan sehari-hari, kalau ada kegiatan-kegiatan keagamaan, saudara-saudara yang Muslim membantu yang Kristen, lalu sebaliknya,” ujar Abraham.

Menurutnya, kehidupan masyarakat Fakfak telah memberikan contoh nyata mengenai praktik kerukunan antarumat beragama. Kondisi tersebut perlu terus diwariskan kepada generasi muda agar mereka mampu menjaga persaudaraan di tengah keberagaman.

Abraham juga mengaitkan praktik kerukunan tersebut dengan filosofi Satu Tungku Tiga Batu yang menjadi identitas sosial masyarakat Fakfak. Filosofi itu dinilai sejalan dengan tiga indikator kerukunan, yakni toleransi, kesetaraan, dan kerja sama.

Selain memberikan sosialisasi, kunjungan FKUB Papua Barat ke Fakfak juga berkaitan dengan persiapan pelaksanaan survei indeks kerukunan umat beragama 2026. Visitasi tersebut dilakukan bersama Kanwil Kementerian Agama Papua Barat sebagai bagian dari upaya melihat dan memperkuat kondisi kerukunan di daerah.

Melalui talk show di MTsN Fakfak, RRI Fakfak turut membuka ruang bagi pelajar untuk mengenal lebih dekat pentingnya moderasi beragama dan kearifan lokal. Edukasi tersebut diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang mampu merawat toleransi, memperkuat persaudaraan, serta mempertahankan kerukunan di Kabupaten Fakfak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....