Program Ayam Petelur Tanama Tingkatkan Pendapatan dan Konsumsi Warga Kampung
- 13 Jul 2026 14:00 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Program pengembangan ayam petelur di Kampung Tanama, Distrik Pariwari, mulai memberikan manfaat bagi masyarakat meskipun merupakan program yang dianggarkan pada tahun 2025. Pengembangannya baru dapat dilakukan pada tahun 2026 karena penyaluran bibit ayam kepada warga baru terlaksana tahun ini.
Sekretaris Kampung Tanama, M. Ali Rumoning, saat dikonfirmasi RRI pada Senin (13/7/2026), menjelaskan bahwa keterlambatan penyaluran bibit menyebabkan pelaksanaan program baru dimulai tahun ini. Meski demikian, masyarakat yang menerima bantuan telah mulai mengembangkan usaha ternak ayam petelur tersebut.
Ia mengatakan, pengadaan bibit ayam telah dianggarkan melalui Dana Kampung APBN Tahun 2025. Sementara pada Tahun Anggaran 2026, pemerintah kampung hanya mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan pakan dan obat-obatan guna mendukung keberlanjutan program.
Menurut M. Ali Rumoning, dukungan pakan dan obat sangat penting agar produktivitas ayam petelur tetap terjaga. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh hasil yang maksimal dari usaha peternakan yang sedang dikembangkan.
"Ayam petelur merupakan program tahun 2025, tetapi karena bibitnya baru dapat disalurkan sehingga baru dikembangkan warga pada tahun 2026 ini. Tahun ini anggaran hanya difokuskan untuk pembelian pakan dan obat," ujar M. Ali Rumoning.
Saat ditanya mengenai tanggapan masyarakat, ia mengatakan para penerima bantuan menyambut baik program tersebut. Menurutnya, warga merasa senang karena hasil telur tidak hanya dapat dijual untuk menambah pendapatan keluarga, tetapi juga dapat dikonsumsi sendiri untuk memenuhi kebutuhan gizi rumah tangga.
Pemerintah Kampung Tanama berharap program ayam petelur dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat. Selain meningkatkan kesejahteraan warga, program tersebut juga diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan keluarga di tingkat kampung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....