Jumat Bersih Jadi Gerakan Bersama Wujudkan Fakfak Asri

  • 10 Jul 2026 17:07 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Pemerintah Kabupaten Fakfak mulai mengintensifkan gerakan kebersihan lingkungan melalui program Jumat Bersih sebagai upaya membangun budaya hidup bersih sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah. Program tersebut kini dilaksanakan secara serentak hingga tingkat distrik dan kampung.

Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Kabupaten Fakfak, Arobi Hindom, mengatakan pengelolaan sampah di Kabupaten Fakfak saat ini masih belum sepenuhnya memenuhi kriteria pengolahan sesuai ketentuan. Namun, pemerintah daerah memilih mengedepankan langkah pencegahan dengan menata pengelolaan sampah sejak dari sumbernya agar tidak menumpuk dan menimbulkan persoalan yang lebih besar.

Menurut Arobi, sampah yang ada di lingkungan masyarakat perlu dikelola dengan baik melalui pemilahan antara sampah organik dan nonorganik. Ia menilai kebiasaan membuang sampah sembarangan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kebersihan kota maupun kesehatan lingkungan.

"Jadi kalau kita mengikuti kriteria untuk mengolah sampah ini, kalau sesuai aturan memang belum. Tetapi bagaimana kita menghindari sampai ke situ? Supaya sampah yang ada di kota ini kita kemas secara baik. Karena sampah itu kan ada organik, ada non-organik," kata Arobi Hindom.

Ia menegaskan, kebersihan kota memiliki hubungan erat dengan pengembangan sektor pariwisata. Menurutnya, kawasan wisata akan lebih menarik apabila lingkungan tetap bersih, tertata, dan bebas dari sampah yang berserakan.

Arobi menyebut sejumlah destinasi wisata di Fakfak seperti kawasan Jerol dan Nata Uyue memiliki potensi besar menarik kunjungan wisatawan. Apabila kawasan tersebut terjaga kebersihannya, maka kunjungan wisata diyakini akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui peningkatan aktivitas pelaku UMKM maupun sektor jasa lainnya.

"Orang datang di kota kita ini kan harus bersih, indah. Sehingga tempat-tempat wisata yang ada di Jerol, Nata Uyue ini kan menarik. Kalau itu dia jalan dengan baik, maka pertumbuhan ekonominya baik. Karena orang datang bawa uang, mereka belanja di UMKM dan kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Untuk mendukung gerakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Fakfak telah menyiapkan surat edaran kepada seluruh instansi pemerintah agar secara rutin melaksanakan kegiatan Jumat Bersih. Selain aparatur pemerintah, masyarakat juga diharapkan ikut berpartisipasi membersihkan lingkungan rumah masing-masing serta menempatkan sampah pada lokasi yang telah disediakan agar mudah diangkut petugas.

Arobi menjelaskan, gerakan kebersihan sebenarnya telah dimulai sejak pekan sebelumnya secara internal di lingkungan perkantoran. Kini pelaksanaannya diperluas secara serentak melibatkan seluruh perangkat daerah, distrik hingga pemerintah kampung sebagai bentuk komitmen bersama menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.

"Kita sudah mulai dari minggu lalu di internal kantor. Sekarang sudah serempak, seluruh Pemda, distrik maupun kampung harus menjaga kebersihan kita. Memang proses ini tidak bisa satu kali, harus menjadi pembiasaan terus-menerus sehingga nanti masyarakat bisa terbiasa menjaga kebersihan," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....