Sebagian Gedung Koperasi Merah Putih Fakfak Rampung Dibangun

  • 23 Jun 2026 13:39 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Program Koperasi Merah Putih yang menjadi kebijakan pemerintah pusat terus berjalan di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Fakfak. Pemerintah menargetkan pembangunan sarana pendukung koperasi sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat di tingkat kampung dan kelurahan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Fakfak, Sopia Hindom, mengatakan program Koperasi Merah Putih telah berjalan dan memasuki tahap penting menjelang satu tahun pelaksanaannya. Menurutnya, Juli 2026 akan menjadi momentum peluncuran program tersebut secara nasional.

“Koperasi Merah Putih memang sekarang sudah program pemerintah pusat dan sudah berjalan satu tahun. Nanti bulan Juli 2026 sudah tepat satu tahun launching,” kata Sopia.

Ia menjelaskan, fokus pelaksanaan program pada tahun 2026 diarahkan pada pembangunan gedung dan gerai koperasi di seluruh Indonesia. Kabupaten Fakfak yang memiliki 149 kampung dan kelurahan juga menjadi bagian dari program pembangunan tersebut.

Menurut Sopia, progres pembangunan di Fakfak saat ini terlihat lebih maju di Distrik Bomberai dan Tomage. Di dua wilayah tersebut, pembangunan dapat berjalan lebih lancar karena persoalan lahan telah terselesaikan.

“Sekarang pembangunannya ada beberapa, lebih dari satu di Distrik Bomberai dan juga Tomage. Di dua distrik itu berjalan lancar karena tanahnya sudah bebas untuk mereka bangun,” ujarnya.

Meski demikian, pembangunan di sejumlah distrik lain masih menghadapi kendala terkait status lahan. Sebagian besar lokasi pembangunan berada di atas tanah adat sehingga memerlukan proses penyelesaian dan kesepakatan bersama masyarakat sebelum pembangunan dapat dilakukan.

“Yang agak lambat ini di tanah, karena tanah-tanah itu semuanya tanah adat. Ini harus diurus dulu dengan masyarakat sehingga koperasi-koperasi bisa dibangun di kampung-kampung tersebut,” jelas Sopia.

Ia menambahkan, beberapa bangunan koperasi di sejumlah kampung telah selesai dikerjakan dan bahkan ada yang mencapai 100 persen. Namun, sebagian lainnya masih dalam tahap penyelesaian akhir maupun proses pembangunan yang sedang berlangsung.

Sopia menegaskan seluruh kampung yang belum memiliki bangunan Koperasi Merah Putih tetap akan mendapatkan pembangunan sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Ia juga menyebutkan bahwa seluruh pekerjaan fisik dilaksanakan langsung oleh pemerintah pusat melalui pihak ketiga, sementara Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Fakfak berperan dalam memantau perkembangan pelaksanaannya.

“Pembangunan ini semuanya dari pusat dan sudah diberikan kepada pihak ketiga yang membangun langsung. Jadi kami dinas tidak sampai ke tingkat itu, hanya mengetahui bahwa pembangunan tersebut berjalan,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....