Zulkifly Hilu Optimistis Fakfak Mampu Produksi Beras Mandiri
- 03 Feb 2026 11:49 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Fakfak, Zulkifly Laode Hilu, menyatakan harapannya agar program pengembangan pertanian dapat memberikan hasil nyata bagi daerah. Menurutnya, yang terpenting adalah kejelasan hasil dari setiap program yang dijalankan sebelum berbicara lebih jauh mengenai target jangka panjang.
“Yang jelas kita berkeinginan begitu. Yang penting kita jelas hasilnya dulu. Itu yang saya bilang tadi,” ujar Zulkifly saat ditemui, menegaskan pentingnya evaluasi berbasis hasil dalam setiap kebijakan pertanian yang dilaksanakan.
Ia mencontohkan keberhasilan pengembangan pertanian di Merauke, yang mampu menanam padi hingga 1.000 hektare. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan lahan dalam skala besar dapat mendukung pengamanan stok beras dan menekan ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.
“Merauke ketika ditanamkan 1.000 hektare, berarti bagaimana bisa mengamankan beras. Kita tahu Merauke sudah bisa, Fakfak juga bisa,” katanya. Ia menambahkan, keberhasilan tersebut bahkan berpotensi membuka akses distribusi hingga ke Papua Nugini (PNG).
Zulkifly berharap Fakfak dapat meniru keberhasilan tersebut jika pengelolaan lahan pertanian dilakukan secara maksimal. Menurutnya, apabila produksi beras lokal mencukupi, maka tidak ada lagi alasan bagi daerah untuk membeli beras dari luar. “Kalau memang bisa berhasil dengan luasan yang begitu luas, ngapain kita beli beras dari luar, sementara kita bisa bertahan dari hasil sendiri,” ucapnya.
Lebih lanjut, Zulkifly menjelaskan bahwa program pengembangan pertanian ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat. Namun demikian, ia berharap pelaksanaannya tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pertanian semata, melainkan mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah.
“Harapan kita bagaimana swasembada pangan itu bisa terwujud. Dan hasilnya bisa dinikmati oleh masyarakat Fakfak,” pungkasnya.