Distribusi Pangan Lokal Fakfak Dinilai Lebih Ekonomis

  • 15 Jan 2026 11:32 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Kepala Kantor Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Fakfak, Muhammad Sholeh, mengatakan bahwa pangan lokal di Kabupaten Fakfak, baik yang mendapat intervensi pemerintah maupun yang tidak, saat ini sudah dipasarkan ke sejumlah kabupaten lain. Hal ini menunjukkan bahwa Fakfak tidak hanya menjadi daerah penampung, tetapi juga sebagai daerah penghasil pangan lokal.

Ia menjelaskan, khusus untuk komoditas ubi dan keladi, Fakfak telah berperan sebagai daerah produsen. Menurutnya, pemerintah daerah perlu menyikapi hal tersebut secara proporsional agar distribusi pangan lokal tetap seimbang antara kebutuhan daerah dan peluang pasar di luar kabupaten.

Muhammad Sholeh menyebutkan, hasil pangan lokal dari Distrik Bomberai selama ini juga dipasarkan ke Kabupaten Teluk Bintuni. Sementara itu, produksi dari Distrik Karas banyak dijual ke Kabupaten Kaimana. Kondisi ini dipengaruhi oleh faktor geografis dan efisiensi biaya distribusi.

“Secara geografis memang lebih ekonomis kalau hasil dari Bomberai dijual ke Bintuni, dan untuk Karas lebih ekonomis dijual ke Kaimana,” ujarnya. Meski demikian, ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak mengganggu ketersediaan pangan lokal di Kabupaten Fakfak.

Terkait ketersediaan pangan, Muhammad Sholeh menyampaikan bahwa dalam tiga bulan terakhir di tahun 2025, stok pangan lokal khususnya umbi-umbian dan sayur-sayuran masih dalam kondisi tercukupi. Hal ini menjadi indikator positif bagi ketahanan pangan daerah.

Ia juga optimistis dengan adanya kebijakan baru melalui peraturan presiden yang mengatur pengelolaan dana kampung secara lebih ketat, akan mendorong inisiatif kepala kampung untuk mengalokasikan anggaran bagi sektor pertanian, perikanan, dan perkebunan. Menurutnya, jika kebijakan tersebut dijalankan secara konsisten pada tahun 2026, maka produksi pangan lokal di setiap kampung akan meningkat. “Program ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah kabupaten, tetapi juga pemerintah kampung. Jika konsisten, produksi insya Allah sangat tercukupi untuk Kabupaten Fakfak,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....