KSOP Fakfak Siapkan Armada Kapal Hadapi Arus Mudik Lebaran

  • 10 Mar 2026 11:51 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Fakfak, Papua Barat, mulai bersiap menghadapi arus mudik Lebaran 2026 dengan menyiapkan sejumlah armada kapal laut yang akan melayani masyarakat. Kesiapan ini dilakukan agar warga Kabupaten Fakfak yang hendak mudik ke berbagai daerah dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman tanpa kekhawatiran kekurangan transportasi laut.

Kepala KSOP Kelas IV Fakfak, Rudi, mengatakan pihaknya juga terus mengingatkan seluruh petugas di lapangan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran. Menurutnya, pelayanan yang humanis menjadi hal utama dalam menghadapi lonjakan penumpang di pelabuhan.

“Kita juga mengingatkan terus kepada seluruh petugas di lapangan untuk lebih memberikan pelayanan humanis kepada masyarakat, walaupun kita tahu bahwa pelayanan di lapangan itu rentan bersinggungan dengan situasi yang panas dan kondisi yang cukup padat, sehingga membutuhkan kesabaran,” ujar Rudi.

Ia menegaskan bahwa seluruh petugas harus mengedepankan sikap sabar dan profesional karena pada prinsipnya pelayanan pelabuhan merupakan pelayanan bagi masyarakat. “Itu yang harus utama karena kita pada prinsipnya adalah pelayanan untuk masyarakat,” katanya.

Rudi menjelaskan, terdapat sejumlah kapal yang rutin memasuki Pelabuhan Fakfak untuk melayani penumpang, di antaranya kapal Pelni seperti KM Tatamailau, KM Sangiang, dan KM Labobar. Selain itu, pada masa puncak arus mudik juga akan dilayani oleh kapal KM Dobonsolo yang dijadwalkan singgah di Fakfak.

“Dobonsolo itu rutenya Tanjung Priok, Surabaya, Makassar, Baubau, Namlea, Ambon, Banda, Tual, Fakfak, Sorong, Serui hingga Jayapura. Kapal ini sudah masuk pada 1 Maret lalu dan rencananya kembali singgah pada 21 Maret 2026,” jelasnya.

Selain kapal penumpang Pelni, layanan pelayaran juga didukung oleh kapal perintis seperti Sabuk Nusantara 96, 75, 42, 61, 77 dan Sabuk Nusantara 54, serta kapal roro KMP Kalabia dan KMP Temi yang turut melayani mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

Rudi menambahkan, dalam satu bulan rata-rata terdapat sekitar 49 kunjungan kapal di Pelabuhan Fakfak. Untuk menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas pelabuhan selama masa angkutan Lebaran, pihaknya akan menempatkan petugas yang siaga selama 24 jam.

“Petugas yang stand by berasal dari unsur TNI, Polri, perusahaan pelayaran, serta dari kami Syahbandar untuk menjaga situasi pelabuhan sekaligus memberikan informasi bagi masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita