KSOP Fakfak Ingatkan Penumpang Utamakan Keselamatan saat Mudik

  • 10 Mar 2026 11:46 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Puncak arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Fakfak, Papua Barat, diperkirakan terjadi pada 11 Maret 2026. Berdasarkan perkiraan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Fakfak, lonjakan penumpang diprediksi terjadi saat kapal penumpang KM Labobar menyinggahi Pelabuhan Fakfak pada pukul 02.00 WIT.

Kedatangan kapal tersebut diperkirakan membawa serta mengangkut ribuan penumpang yang hendak melakukan perjalanan mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kondisi ini diprediksi memicu peningkatan aktivitas di kawasan pelabuhan, sehingga petugas telah menyiapkan sejumlah langkah pengamanan dan pengaturan penumpang.

Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Fakfak, Rudi, mengimbau seluruh calon penumpang untuk memastikan dirinya terdaftar dalam manifest kapal sebelum melakukan perjalanan. “Himbauan kami yang pertama itu setiap penumpang wajib terdaftar dalam manifest, artinya membeli tiket resmi dan memastikan nama tercantum dalam manifest. Kegunaannya adalah untuk perlindungan keselamatan dan asuransi,” ujarnya.

Selain itu, Rudi juga mengingatkan calon penumpang agar datang lebih awal ke pelabuhan guna menghindari penumpukan dan desakan menjelang keberangkatan kapal. Ia menegaskan pentingnya mengutamakan keselamatan dengan tidak memaksakan diri naik ke kapal apabila kapasitas penumpang telah melebihi batas yang ditentukan.

Pihak KSOP juga meminta operator kapal maupun penumpang untuk memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan laut. Rudi menegaskan agar semua pihak memantau informasi cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika serta mematuhi arahan syahbandar jika kondisi cuaca dinilai tidak memungkinkan untuk berlayar.

Lebih lanjut, penumpang juga diimbau untuk menjaga kesehatan selama perjalanan dengan membawa obat-obatan pribadi, terutama untuk mengantisipasi mabuk laut. Selain itu, barang berharga diharapkan disimpan di tempat yang aman di dalam kapal serta tidak membawa barang berbahaya yang dapat mengganggu keselamatan pelayaran.

Rudi juga mengingatkan agar seluruh penumpang mematuhi aturan yang berlaku di atas kapal, mengikuti arahan petugas, menjaga kebersihan, serta menggunakan fasilitas mudik gratis yang disediakan pemerintah bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan. Menurutnya, pemanfaatan program tersebut dapat membantu mengurangi kepadatan di pelabuhan selama masa puncak arus mudik Lebaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....