Seribu Penumpang Diperkirakan Berangkat dari Pelabuhan Fakfak
- 09 Mar 2026 12:07 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - PT PT Pelayaran Nasional Indonesia Cabang Fakfak, Papua Barat, memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 melalui jalur laut akan terjadi pada Rabu, 11 Maret 2026. Pada tanggal tersebut, jumlah penumpang yang berangkat melalui Pelabuhan Fakfak diperkirakan mencapai sekitar 1.000 orang.
Kepala PELNI Fakfak, Agus Zuldi Hermawan, mengatakan lonjakan penumpang diprediksi terjadi lebih awal dibanding puncak mudik secara nasional. Hal ini karena sebagian masyarakat Fakfak telah memilih berangkat lebih dulu sebelum periode padat mudik.
“Puncaknya kami prediksi terjadi pada H-10 atau tanggal 11 Maret 2026. Sebagian masyarakat sudah lebih dulu meninggalkan Fakfak sebelum masa mudik resmi,” ujar Agus saat memberikan keterangan di Fakfak.
Ia menjelaskan, pada hari tersebut kapal penumpang KM Labobar diperkirakan akan mengangkut sekitar 1.000 hingga 1.200 penumpang dari Pelabuhan Fakfak. Kapal tersebut menjadi salah satu armada utama yang melayani rute panjang dari wilayah Papua Barat menuju sejumlah kota di Indonesia.
Rute perjalanan KM Labobar dari Fakfak meliputi beberapa pelabuhan besar, di antaranya Kaimana, Dobo, Tual, Banda, Ambon, Namlea, Baubau, Makassar hingga Pelabuhan Tanjung Priok.
Secara nasional, PELNI memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada H-3 menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Untuk mendukung kelancaran angkutan Lebaran, perusahaan pelayaran milik negara tersebut menyiapkan 30 kapal perintis serta 25 kapal penumpang berkapasitas besar yang beroperasi di berbagai wilayah Indonesia.
Sementara itu, untuk wilayah Fakfak sendiri, PELNI telah menyiapkan empat kapal penumpang dan tiga kapal perintis selama periode arus mudik Lebaran. Agus berharap masyarakat yang akan mudik dapat membeli tiket melalui kanal resmi jauh sebelum keberangkatan serta mematuhi aturan perjalanan, termasuk batas maksimal barang bawaan 40 kilogram dan larangan membawa barang berbahaya atau terlarang di atas kapal.