Launching Bantuan Pangan, Samaun Dahlan Soroti Validitas Data Penerima

  • 25 Apr 2026 19:57 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, secara resmi melaunching penyaluran Bantuan Pangan berupa beras dan minyak goreng alokasi Februari–Maret 2026 yang berlangsung di Perum Bulog Fakfak, Sabtu 25 April 2026. Bupati menyampaikan pemerintah daerah sebelumnya berupaya agar penyaluran bantuan dapat dilakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri, namun terkendala ketersediaan komoditas, khususnya minyak goreng.

“Awalnya kita rencanakan penyaluran ini menjelang Idul Fitri, tetapi karena ketersediaan minyak belum ada, maka kita ambil langkah melalui kegiatan sosial agar bantuan tetap bisa disalurkan kepada masyarakat,” ujar Samaun Dahlan.

Ia menjelaskan, bantuan pangan tersebut menyasar 13.437 penerima di Kabupaten Fakfak, dengan rincian setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Bupati menegaskan hal paling penting dalam penyaluran bantuan adalah ketepatan data penerima. Ia meminta Dinas Pertanian dan Dinas Sosial untuk melakukan sinkronisasi serta verifikasi ulang agar data benar-benar valid.

“Saya minta data penerima ini harus jelas, terpisah, dan terdokumentasi dengan baik sehingga tidak menimbulkan persoalan di lapangan,” tegasnya.

Selain itu, para kepala kampung diminta untuk menempelkan daftar nama penerima bantuan di wilayah masing-masing sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.

“Daftar penerima harus ditempel supaya masyarakat tahu. Jangan sampai ada yang seharusnya dapat 4 liter minyak, tapi yang diterima hanya 1 liter,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga meminta dukungan pengawasan dari aparat Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta jajaran di tingkat distrik agar proses penyaluran berjalan tertib dan tepat sasaran.

Ia menambahkan, bantuan tersebut diperoleh melalui upaya koordinasi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat, sehingga penyalurannya harus dilakukan secara bertanggung jawab.

“Kalau penyaluran ini berjalan baik, ke depan kita akan lebih mudah mendapatkan tambahan bantuan. Tapi kalau data tidak valid, justru akan menyulitkan kita sendiri,” ungkapnya.

Bupati pun menekankan agar seluruh pihak memastikan bantuan tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....