Keseimbangan Dunia dan Persiapan Kehidupan Akhirat
- 02 Okt 2026 21:38 WIB
- Sanggau
RRI.CO.ID, Sanggau - Kesibukan dalam mengejar rezeki halal, mengurus keluarga, serta membangun masa depan duniawi merupakan bagian dari aktivitas sehari-hari yang tidak dilarang dalam Islam. Kendati demikian, setiap umat muslim diingatkan agar berbagai urusan dunia tersebut tidak membuat mereka melupakan persiapan amal ibadah untuk kehidupan di akhirat.
Hal tersebut disampaikan Usrin Nurhakim, Pelaksana KUA Kecamatan Bonti, Kantor Kemenag Sanggau dalam Obrolan Mutiara Pagi RRI PRO1 Sanggau, Jumat 2 September 2026. Menurutnya, segala bentuk ikhtiar dan jerih payah umat manusia dalam mengarungi kehidupan dunia adalah untuk mencari ridho Allah SWT.
"Setiap hari kita sibuk dengan kehidupan didunia, kita sibuk mencari rejeki, kita mengurus keluarga, kita membangun rumah, kita membangun kendaraan, kita mengejar pendidikan, kita memikirkan pekerjaan dan usaha, kita memikirkan masa depan anak-anak kita, semua itu tidak salah Islam tidak pernah melarang kita untuk mengejar dunia bahkan mencari rejeki yang halal," ucapnya.
Ia menjelaskan, mencari kehidupan yang halal melalui berbagai usaha dan pekerjaan merupakan kewajiban serta tanggung jawab yang melekat pada setiap individu umat Muslim. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa ikhtiar mencari rezeki tersebut harus senantiasa diniatkan dengan benar agar bernilai ibadah di sisi Allah SWT.
"Mencari rejeki yang halal adalah tanggung jawab semua umat muslim," jelasnya.
Ia mengingatkan, hal paling krusial yang harus senantiasa direnungkan oleh setiap orang adalah agar berbagai kesibukan duniawi tersebut tidak sampai melalaikan kewajiban dalam mempersiapkan kehidupan akhirat. Oleh karena itu, keseimbangan antara ikhtiar mencari bekal hidup di dunia dan amal ibadah harus selalu dijaga dengan baik.
"Tapi yang perlu kita renungi adalah jangan sampai kesibukan kita di dunia membuat kita lupa untuk mempersiapkan akhirat kita," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....