Hari Rabies Sedunia, Sanggau Perkuat Pencegahan Rabies di Perbatasan
- 28 Sep 2026 19:13 WIB
- Sanggau
RRI.CO.ID, Sanggau – Peringatan Hari Rabies Sedunia menjadi momentum untuk memperkuat upaya pencegahan rabies di perbatasan Kabupaten Sanggau. Medik Veteriner Puskeswan Kecamatan Sekayam, drh. Urwatul Dzhumirah mengatakan, sekitar 70 persen Hewan Penular Rabies (HPR) di Sekayam, Entikong, dan Noyan telah mendapatkan vaksinasi.
“Baik, berdasarkan catatan yang telah kami lakukan vaksinasi dari tahun ke tahun, sekitar 70 persen HPR sudah dilakukan vaksinasi rabies. Akan tetapi, vaksinasi rabies perlu dilakukan booster setiap tahunnya,” kata drh. Urwatul di Puskeswan Sekayam, Senin 28 September 2026.
Ia memaparkan, pemberian booster dilakukan untuk mempertahankan perlindungan hewan yang telah mendapatkan vaksinasi sebelumnya. Upaya tersebut terus dilakukan secara berkala untuk meningkatkan titer antibodi sehingga kekebalan terhadap rabies tetap terjaga.
“Akan tetapi, setiap tahun kami akan terus melakukan vaksinasi booster. Tujuannya untuk meningkatkan titer antibodi pada vaksinasi rabies tersebut,” ujarnya.
Disampaikan, selain vaksinasi, pengendalian populasi hewan juga menjadi bagian dari pencegahan rabies di kawasan perbatasan. Sterilisasi gratis dilakukan untuk menekan pertumbuhan populasi anjing dan kucing agar tidak semakin banyak hewan yang terlantar dan berpotensi menjadi HPR.
“Kegiatan ini, yaitu vaksinasi, sterilisasi gratis ini tujuannya untuk menekan tingkat populasi hewan liar, khususnya baik pada kucing maupun anjing agar tidak banyak hewan yang terlantar,” jelasnya.
drh. Urwatul menerangkan, pihaknya juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya rabies. Menurutnya, edukasi perlu terus dilakukan karena Kabupaten Sanggau, khususnya wilayah Sekayam, hingga kini belum dinyatakan bebas rabies.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....