Pemkab Sanggau Minta SPBU dan APH Jaga Ketertiban Antrean BBM

  • 16 Sep 2026 00:00 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau – Pemerintah Kabupaten Sanggau meminta aparat penegak hukum berkolaborasi dengan pengelola SPBU untuk menertibkan antrean BBM bersubsidi. Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena mengatakan, pengawasan diperlukan untuk mencegah pengisian berulang yang tidak sesuai kebutuhan kendaraan.

“Dan terkait pendistribusian harga, saya menghimbau dan untuk keamanan dan ketertiban untuk wilayah Kabupaten Sanggau, supaya nanti seluruh jajaran pihak APH juga ya bisa berkolaborasi dengan SPBU untuk menertibkan artinya pengantrean, terutama tidak ada pengantrean berulang-ulang lagi ya,” kata Wabup Susana setelah Rakor Pendistribusian BBM di Aula Kantor Bapperida Sanggau, Selasa 15 September 2026.

Ia menjelaskan, pembatasan pengisian perlu diterapkan secara wajar dengan mempertimbangkan kebutuhan kendaraan. Ia menilai, kondisi kendaraan yang kembali mengisi BBM dalam waktu singkat juga dapat menjadi indikator adanya pengisian berulang.

“Kalau dia datang, dia dari jarak jauh itu berapa kali besok ngisi lagi, ternyata gerakannya hanya satu kilometer, dua kilometer, dia ngisi lagi. Sebenarnya dari situ tahu kalau yang normal artinya tidak berjalan,” ujarnya.

Wabup Susana menyampaikan, pengelola SPBU memiliki peran penting dalam mengawasi proses pengisian BBM melalui petugas yang berada di lapangan. Menurutnya, pengawasan tersebut diperlukan agar penyaluran BBM bersubsidi tetap tepat sasaran dan antrean tidak semakin panjang.

“Dan artinya bagaimana dari pihak SPBU memberikan batasan juga, jangan sampai berulang-ulang,” katanya.

Ia menambahkan, pembatasan juga perlu diberlakukan terhadap kendaraan dengan kapasitas angkut lebih besar sesuai batas yang telah ditentukan. Menurutnya, kendaraan yang telah mencapai batas pengisian tidak perlu kembali melakukan pengisian pada waktu yang sama.

“Kalau itu roda enam atau roda delapan tadi misalnya 200 liter, itu kan ketahuan. Kalau dia sudah mengisi, ya nanti tetap harus dibatasi ya,” ungkapnya.

Wabup Susana berharap kolaborasi antara APH dan SPBU dapat menjaga keamanan serta ketertiban selama proses pengisian BBM bersubsidi. Penertiban juga diharapkan dapat mengurangi pengantrean berulang dan memberikan akses yang lebih tertib bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....