Istighfar, Upaya Memohon Ampun agar Terhindar dari Musibah

  • 15 Sep 2026 10:17 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Salah satu amalan penting dan dianjurkan kepada umat Islam untuk memohon ampun kepada Allah SWT atas segala dosa yang diperbuat adalah dengan beristighfar. Ikhtiar tersebut dilakukan sebagai upaya agar seseorang dijauhkan dari azab serta berbagai musibah.

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Beduai, Kantor Kemenag Sanggau, Deni Juanda mengatakan istighfar penting dilakukan oleh setiap umat Islam sebagai bentuk bagian dari merenungi diri atas kesalahan-kesalahan yang sudah dilakukan. Menurutnya, mengakui kesalahan dan berusaha untuk memperbaiki diri ke arah yang lebih baik adalah hakikat taubat yang sesungguhnya.

"Salah satu keutamaan dari beristighfar adalah untuk menghapus dosa-dosa yang telah kita perbuat. Setiap manusia pasti melakukan dosa, entah itu yang besar atau kecil. Tidak ada kita yang hidup di dunia ini tanpa adanya berbuat dosa dan ini harus kita akui," kata Deni Juanda dalam Obrolan Mutiara Pagi RRI Sanggau, Selasa 15 September 2026.

Ia mengatakan, selama hidup manusia tidak akan luput dari perbuatan-perbuatan melanggar nilai-nilai dalam agama, sehingga tidak ada satu orang pun yang terbebas dari kekhilafan. Oleh karena itu, menumbuhkan rasa sadar akan dosa yang diperbuat dengan terus memperbaiki diri merupakan upaya agar lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

"Manfaat lain dari beristighfar adalah untuk terhindar dari azab Allah SWT. Berbagai kejadian dan musibah yang saat ini terjadi di daerah kita, hendaknya perlu kita perlu menyadari bahwa ini adalah buah dari dosa-dosa yang mungkin pernah kita lakukan," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai berbagai peristiwa yang terjadi di sekitar kita saat ini, perlu dijadikan sebagai bahan mengevaluasi dan merenungi diri secara keseluruhan. Sikap mawas diri diharapkan dapat mendorong umat untuk lebih memperbanyak istighfar sekaligus meningkatkan ibadah terhadap Sang Pencipta.

"Memohon ampunlah kepada Allah SWT dengan beristighfar. Akuilah kesalahan, introspeksi diri masing-masing dari kejadian-kejadian yang sudah terjadi, dan tetap beribadah kepadanya agar dapat terhindar dari segala musibah di masa yang akan datang," ucap Deni.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....