Krisis Air Bersih, DPRD Desak Perusahaan Turun Tangan

  • 12 Sep 2026 21:06 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau Ketua DPRD Kabupaten Sanggau, Hendrikus Hengki, mendesak Perumda Tirta Pancur Aji Sanggau dan pemerintah daerah lebih responsif terhadap persoalan warga yang mengalami kekurangan air bersih. Ia menilai, krisis air sebagai persoalan kebutuhan dasar yang membutuhkan penanganan cepat dan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah kabupaten.

“Penanganan krisis air tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, perusahaan juga harus ikut turun tangan,” tegas Hendrikus Hengki, Sabtu 12 September 2026.

Menurutnya, perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah terdampak memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat di lingkungannya. Keterlibatan tersebut dinilai dapat menjadi solusi konkret untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga ketika pasokan mengalami gangguan.

“Perusahaan harus membantu masyarakat melalui program CSR, terutama di wilayah yang terdampak kekurangan air,” ujarnya.

Hengki menekankan, kepedulian dunia usaha tidak boleh sekadar diwujudkan melalui program yang bersifat formalitas. Bantuan harus diarahkan pada kebutuhan nyata masyarakat, termasuk penyediaan air bersih sebagai kebutuhan yang mendesak.

“CSR jangan hanya menjadi program, tetapi harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia berharap, pemerintah daerah, Perumda, dan perusahaan membangun koordinasi yang lebih kuat agar persoalan air bersih tidak berlarut-larut. Menurut Hengki, gotong royong seluruh pihak menjadi kunci memastikan masyarakat memperoleh akses air bersih secara cepat, sekaligus menunjukkan kehadiran negara dan dunia usaha di tengah persoalan warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....