Medan Sulit, Tantangan Besar Penanganan Bencana Sanggau

  • 13 Sep 2026 16:18 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Kondisi medan dan aksesibilitas menjadi salah satu tantangan dalam mempercepat penanganan bencana di Kabupaten Sanggau, khususnya menuju wilayah yang sulit dijangkau. Luas wilayah dan kondisi geografis yang beragam membutuhkan kesiapan lebih besar agar mobilisasi personel, peralatan, serta bantuan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau, Budi Darmawan, mengatakan kondisi medan menjadi tantangan tersendiri bagi petugas saat melakukan penanganan bencana di lapangan. Menurutnya, akses menuju sejumlah wilayah tidak selalu mudah sehingga diperlukan kesiapan personel dan sarana pendukung untuk memastikan proses penanganan tetap berjalan optimal.

“Dukungan sarana dan prasarana perlu diperkuat agar petugas lebih cepat menjangkau lokasi bencana dan membantu masyarakat terdampak,”ungkap Budi Darmawan dalam Dialog Sanggau Menyapa RRI Sanggau, Kamis 10 September 2026.

Ia menjelaskan, kendala akses dapat memengaruhi waktu tempuh petugas dalam mencapai lokasi bencana serta menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak. Karena itu, kondisi jalan, cuaca, dan karakteristik wilayah perlu menjadi pertimbangan dalam menentukan strategi penanganan di lapangan.

Menurutnya, penanganan bencana membutuhkan koordinasi yang baik antara petugas dan berbagai pihak agar hambatan medan tidak mengganggu proses penyelamatan. Kesiapan sejak sebelum bencana terjadi juga penting untuk mempercepat respons ketika masyarakat membutuhkan bantuan dalam kondisi darurat.

Ia menambahkan, koordinasi antara BPBD, pemerintah daerah, aparat, relawan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi kendala aksesibilitas di berbagai wilayah. Kerja sama tersebut perlu didukung dengan kesiapan personel, peralatan, serta informasi mengenai kondisi medan agar petugas dapat menentukan langkah yang sesuai.

“Kesiapsiagaan, koordinasi, dan dukungan sumber daya diperlukan untuk mempercepat respons serta meminimalkan risiko bencana,”katanya

Budi berharap dukungan terhadap penanggulangan bencana di Kabupaten Sanggau terus ditingkatkan, terutama dalam pemenuhan sarana dan prasarana serta penguatan koordinasi antarinstansi. Melalui kesiapsiagaan dan kolaborasi berbagai pihak, hambatan medan dan aksesibilitas diharapkan dapat diminimalkan sehingga masyarakat terdampak memperoleh penanganan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....