RRI Perkuat Peran Edukasi Masyarakat dalam Menghadapi Karhutla

  • 10 Sep 2026 10:33 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Entikong - Radio memiliki peran strategis sebagai media informasi dan edukasi masyarakat, terutama dalam menghadapi situasi kebencanaan seperti kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Di tengah kondisi karhutla yang terjadi saat ini, Radio Republik Indonesia (RRI) terus mengambil bagian dalam menyampaikan informasi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat.

“Dalam situasi kebencanaan, radio tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar mengetahui apa yang harus dilakukan, bagaimana mencegah, dan bagaimana menyikapi kondisi bencana,” ujar Kepala RRI Sanggau, Riswandi dalam Dialog Sanggau Menyapa, Kamis 10 September 2026.

Menurut Riswandi, informasi mengenai karhutla perlu disampaikan secara berkelanjutan, mulai dari upaya pencegahan, dampak yang ditimbulkan, hingga langkah-langkah yang harus dilakukan masyarakat ketika terjadi kebakaran. Penyampaian informasi melalui radio juga dinilai penting karena dapat menjangkau masyarakat hingga ke wilayah yang sulit mendapatkan akses informasi dari media lainnya.

“RRI berupaya menghadirkan informasi yang dibutuhkan masyarakat, termasuk informasi dari pihak-pihak yang memiliki kewenangan dan kompetensi dalam penanganan karhutla. Dengan menghadirkan narasumber dari instansi terkait, masyarakat diharapkan memperoleh informasi yang akurat sekaligus memahami peran yang dapat dilakukan untuk membantu mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan,” kata Riswandi.

Selain memberikan informasi mengenai kondisi terkini, radio juga dapat menjadi ruang untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan. Edukasi secara rutin mengenai larangan membakar lahan sembarangan, bahaya asap, serta dampak karhutla terhadap kesehatan dan lingkungan menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan bencana.

“Peran media, khususnya RRI, sangat penting untuk membangun kesadaran bersama bahwa penanganan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat. Kolaborasi antara media, pemerintah, aparat, komunitas, dan masyarakat diperlukan agar upaya pencegahan serta penanganan karhutla dapat berjalan lebih optimal,” Jelasnya.

Melalui siaran radio, RRI diharapkan terus menjadi salah satu sumber informasi yang dapat diandalkan masyarakat dalam menghadapi berbagai situasi kebencanaan. Kehadiran informasi yang cepat, akurat, dan edukatif diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat sekaligus mendorong kepedulian bersama dalam mencegah terjadinya karhutla.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....