Lawan Ego, Kunci Menjaga Silaturahmi dan Hubungan Baik

  • 10 Sep 2026 10:34 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Sikap egois sering kali menjadi tembok penghalang terbesar bagi seseorang untuk memperbaiki hubungan yang renggang dengan orang lain. Namun, agar silaturahmi dan hubungan baik dapat tetap terjaga, seseorang harus berani untuk melawan rasa ego dalam dirinya.

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tayan Hulu, Kantor Kemenag Sanggau, Khoiruman Azka Romadhon menilai bahwa mengendalikan ego adalah hal penting yang perlu dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengatakan, perasaan benar sendiri dan mengutamakan kepentingan diri sendiri di atas kepentingan orang lain, sering kali muncul dalam hubungan keluarga dan kehidupan bermasyarakat.

"Sering kali kita mengalami begitu berat melawan ego yang ada dalam diri kita sendiri. Ini sering terjadi dalam kehidupan kita, entah itu terhadap orang tua, teman, atau kerabat," kata Khoiruman Azka Romadhon dalam Obrolan Mutiara Pagi RRI Sanggau, Kamis 10 September 2026.

Menurutnya, akan selalu ada keinginan untuk memperbaiki hubungan agar kembali baik, meskipun sedang terjadi masalah. Namun, karena adanya perasaan ego, muncullah perasaan gengsi dan membuat seseorang menunggu agar pihak lain terlebih dahulu meminta maaf.

"Kadang ketika kita punya masalah, ingin orang lain menegur atau meminta maaf duluan. Padahal dalam hati kita yang terdalam, sebetulnya ada keinginan untuk menyudahi diam-diamannya, ngobrol seperti biasa lagi, bercanda, dan berharaap keadaan baik-baik saja seperti semula. Tapi karena ego, semuanya menjadi tidak demikian," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat untuk lebih berani dalam mengakui kesalahan serta meminta maaf kepada orang lain, agar hubungan renggang menjadi tidak berlarut-larut. Sikap rendah hati ini diperlukan sebagai upaya untuk memperbaiki hubungan agar kembali baik.

"Walaupun mungkin sangat berat mengakui bahwa kita memang bersalah terhadap orang lain, tapi kita harus belajar melakukannya. Jadi, lawanlah rasa ego kita agar silaturahmi antar sesama dapat tetap terjaga, apalagi dengan orang-orang terdekat seperti orang tua," ujar Khoiruman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....