Kemarau dan Kabut Asap Ganggu Peternakan Unggas di Sanggau

  • 08 Sep 2026 14:26 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Musim kemarau dan kabut asap yang disebabkan karhutla, saat ini mulai berdampak terhadap peternak unggas di Kabupaten Sanggau. Ketua Asosiasi Ternak Unggas Sanggau, Maun , menilai kondisi ini membuat ketersediaan air untuk kandang ayam pasokannya berkurang sehingga meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada hewan.

"Dimusim kemarau pada tahun-tahun sebelumnya, sumur-sumur bor yang dimanfaatkan untuk kandang-kandang ayam tidak kering. Tapi tahun ini, air di sumur bornya banyak yang sampai kering," kata Ketua Asosiasi Ternak Unggas Sanggau, Maun dalam Dialog Sanggau Menyapa RRI Sanggau, Selasa 8 September 2026.

Menurutnya, kondisi saat ini sangat jauh berbeda dengan keadaan di tahun-tahun sebelumnya. Para peternak unggas yang ada di Kabupaten Sanggau, harus dihadapi dengan kekeringan sumber air yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan ternak di kandang.

"Lalu kendala lain yang banyak peternak unggas alami di wilayah Sanggau ini adalah nafas ayam yang menjadi terganggu dikarenakan adanya asap akibat dari kebakaran hutan dan lahan. Ini menyebabkan angka kematian pada unggas dalam hal ini adalah ayam cukup tinggi," ujarnya.

Selain kekeringan, Ia mengatakan, kualitas udara yang memburuk saat ini juga membuat unggas menjadi lebih rentan mengalami gangguan pernafasan. Kondisi ini menurutnya dapat meningkatkan resiko kematian pada hewan ternak, terutama ayam.

"Harapannya segera datang musim penghujan agar stok air tersedia dan juga bisa membuat kabut asap menjadi berkurang. Apalagikan kalau di musim kemarau begini, daya tahan tubuh unggas terbilang cukup lemah,, karena mereka hidup dengan mengandalkan suhu alam," ujar Maun.

Ia berharap, keadaan dapat segera pulih, baik dari sisi ketersediaan stok air dan juga kualitas udara dapat kembali sehat. Ia menilai, hal ini agar kesehatan hewan ternak dapat tetap terjaga sehingga meminimalisir kerugian yang dialami oleh peternak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....