Aktivitas Bakar Lahan di Entikong Berkurang

  • 03 Sep 2026 15:13 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau – Petani tradisional di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, mulai memasuki masa tanam padi. Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Entikong, Mahmudi menyampaikan, penanaman masih dilakukan secara konvensional melalui tradisi menugal atau menebar benih padi pada lahan kering secara gotong royong.

"Saat ini sudah memasuki musim tanam untuk petani tradisional ladang berpindah yang dilakukan petani di Kecamatan Entikong," ungkap Mahmudi, Kamis 3 September 2026.

Menurutnya, tradisi menugal dilakukan secara berkelompok dengan membuat lubang menggunakan kayu. Metode ini diterapkan petani pada ladang yang telah selesai dipersiapkan untuk musim tanam.

Dengan dimulainya musim tanam, aktivitas petani kini lebih banyak diarahkan pada penanaman dan pemeliharaan tanaman. Kondisi tersebut sekaligus ditandai berkurangnya aktivitas pembersihan lahan dengan cara membakar.

“Kita pastikan sudah tidak ada lagi petani yang bakar, sebab sekarang sudah mulai nanam, dan yang belum giliran, masih membersihkan sisa sampah dan dibakar dalam skala kecil sekali,” ujarnya.

Mahmudi menyampaikan, selama proses penanaman pihaknya terus melakukan pemantauan lapangan. Pemantauan dilakukan dengan edukasi petani tradisional didaerah perbatasan agar beralih ke metode pertanian tanpa bakar.

“Berladang, membersihkan lahan dengan cara membakar, sudah dilakukan secara turun temurun, dengan hasil yang sangat tergantung cuaca, sehingga kita secara perlahan mengarahkan petani pada metode menanam padi semi modern,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....