Kemarau Panjang, Disbunnak Sanggau Pantau Efek Kemarau pada Peternakan Ayam

  • 02 Sep 2026 21:13 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Disbunak Sanggau memantau dampak kemarau berkepanjangan terhadap kesehatan dan produktivitas ternak ayam di sejumlah kecamatan. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ambius Anton menjelaskan, pemantauan itu dilakukan setelah peternak mulai mengeluhkan keterbatasan air untuk memenuhi kebutuhan ternak.

“Kemarin ada empat kecamatan yang kita pantau, yakni Kecamatan Toba, Kembayan dan Beduai. Hari ini Sekayam, Balai dan Parindu, dan posisi saya saat ini di Parindu,” kata Anton, Rabu, 2 September 2026.

Anton mengatakan, tim Disbunak turun langsung untuk melihat kondisi peternakan dan mengidentifikasi dampak kemarau terhadap ternak ayam. Pemantauan dilakukan secara bertahap di wilayah yang menghadapi persoalan kekeringan dan keterbatasan sumber air.

“Dari beberapa kecamatan yang kita kunjungi, ada peternak yang menyampaikan mereka mengalami kesulitan mendapatkan air,” ujarnya.

Menurutnya, keterbatasan air menjadi salah satu persoalan yang perlu diperhatikan karena dapat mengganggu pemeliharaan dan produktivitas ternak ayam. Disbunak juga mengidentifikasi kemungkinan dampak kondisi kemarau dan karhutla terhadap kesehatan ternak di wilayah yang dikunjungi.

“Kita melakukan identifikasi untuk melihat dampak kemarau, termasuk dampak karhutla terhadap kesehatan dan produktivitas ternak ayam,” ungkapnya.

Hasil pemantauan tersebut akan menjadi bahan Disbunak Sanggau dalam menentukan langkah penanganan terhadap peternak yang terdampak kekeringan. Anton menegaskan, pemantauan dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi riil di lapangan, terutama terkait ketersediaan air serta pengaruhnya terhadap kesehatan dan produktivitas ayam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....