Bupati Sanggau: Data Karhutla Harus Terpusat di Posko Terpadu

  • 31 Agt 2026 21:50 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Sanggau – Bupati Sanggau, Yohanes Ontot menegaskan, seluruh data penanganan karhutla dari berbagai instansi harus dihimpun dan diperbarui melalui Posko Terpadu Satgas Penanganan Karhutla. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk mencegah simpang siur data mengenai kejadian Karhutla di Kabupaten Sanggau.

"Yang pertama kita melihat kesiapan dari posko ini kan. Kesiapannya seperti apa? Ini kan posko terpadu nih. Jadi semua data untuk bencana karhutla di berbagai instansi ini ada di sini," kata Bupati Ontot saat melakukan pengecekan Posko Terpadu Satgas Penanganan Karhutla di TRC BPBD Sanggau, Senin 31 Agustus 2026.

Bupati Ontot mengatakan, Posko Terpadu menjadi pusat informasi dalam pemantauan dan penanganan Karhutla di Kabupaten Sanggau. Setiap perkembangan kejadian harus diperbarui melalui posko sehingga seluruh instansi menggunakan informasi yang sama.

"Dia yang update datanya di posko ini. Oleh karenanya kita tidak ada lagi simpang siur data terkait dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi di daerah kita," ujarnya.

Menurutnya, pemusatan data juga penting untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada pimpinan benar-benar berasal dari sumber yang sama. Dengan demikian, perbedaan data antarinstansi dalam penanganan Karhutla dapat diminimalkan.

"Jadi nanti mereka tidak boleh cari, mengambil data di pasar-pasar atau orang-orang tertentu. Data yang update itu di posko ini,” tegasnya.

Bupati Ontot menambahkan, selain kesiapan data, Pemerintah Kabupaten Sanggau juga mengevaluasi kesiapan personel dan peralatan yang digunakan dalam penanganan Karhutla. Hasil pengecekan menunjukkan peralatan secara umum cukup memadai, meski masih terdapat sejumlah perangkat yang perlu segera dibenahi.

"Kesiapan peralatan sebenarnya cukup, cukup memadai sebenarnya. Cuma mungkin ada peralatan yang kadang-kadang tidak connect itu. Misalnya mobil tangki, lalu tangkinya ada tapi mobil tidak ada," katanya.

Ia meminta kondisi tersebut segera dikaji dan ditindaklanjuti agar tidak menghambat penanganan ketika terjadi Karhutla. Menurutnya, kesiapan peralatan harus dipastikan sejak awal sehingga petugas tidak kehilangan waktu saat melakukan respons di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....