Inovasi Hijau, Lahan Terbengkalai Disulap Jadi Kebun Hortikultura
- 31 Agt 2026 11:13 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Sanggau - Lahan terbengkalai yang sebelumnya dipenuhi semak dan tumpukan sampah kini mulai disulap menjadi kebun hortikultura melalui gerakan inovasi hijau. Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah nyata untuk mengubah lahan yang tidak produktif menjadi ruang yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa lahan yang selama ini dianggap tidak berguna sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk kegiatan produktif, terutama dengan menanam berbagai jenis tanaman hortikultura,” ujar Ketua Komunitas Piasak Peduli Sampah, Muhammad Robert E Obie dalam Dialog Sanggau Menyapa, Senin 31 Agustus 2026.
Dikatakan, pengembangan kebun hortikultura tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil pertanian, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Robert berharap, masyarakat untuk melihat sampah dan lahan terbengkalai dari sudut pandang yang berbeda, karena dengan pengelolaan yang tepat, keduanya bisa menjadi bagian dari solusi lingkungan.
Berbagai tanaman hortikultura mulai dikembangkan di lahan tersebut, kata dia, menyesuaikan kondisi tanah dan kebutuhan masyarakat sekitar. “Harapannya, kebun ini bisa terus berkembang dan menghasilkan sayuran yang dapat dimanfaatkan masyarakat, sekaligus menjadi contoh bahwa gerakan peduli lingkungan bisa dilakukan melalui kegiatan sederhana,” imbuh Robert.
Selain menghasilkan tanaman pangan, keberadaan kebun tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan tertata. Kegiatan ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk terlibat secara langsung dalam pengelolaan lahan sekaligus belajar mengenai cara bercocok tanam yang ramah lingkungan.
Menurut Robert, keberlanjutan program sangat bergantung pada keterlibatan dan kepedulian masyarakat dalam merawat kebun yang telah dibangun. “Kami tidak ingin kegiatan ini hanya berhenti pada penanaman, tetapi bagaimana masyarakat bersama-sama merawat dan mengembangkan kebun ini agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tuturnya.
Menurutnya, inovasi pemanfaatan lahan terbengkalai menjadi kebun hortikultura menjadi contoh bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan. Dengan kolaborasi antara komunitas dan masyarakat, lahan yang sebelumnya tidak termanfaatkan dapat berubah menjadi ruang hijau yang produktif dan memberikan nilai ekonomi maupun sosial.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....