ISPA Sanggau Melonjak 25 Persen, Terbanyak Anak-anak dan Lansia

  • 29 Agt 2026 21:12 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Sanggau - Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Puskesmas Sanggau meningkat signifikan hingga 20 sampai 25 persen dalam sebulan terakhir di tengah karhutla. Kepala Puskesmas Sanggau, Yuliana Yuli Exlasia menyebut, kondisi udara dan cuaca menjadi salah satu faktor yang memicu peningkatan kasus tersebut pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

"Buruknya kondisi udara dan cuaca saat ini menjadi salah satu faktor yang memicu peningkatan kasus ISPA, terutama selama kabut asap akibat karhutla," kata Yuli.

Yuli menyebut, kelompok anak-anak dan lansia menjadi yang paling banyak terdampak karena lebih rentan terhadap gangguan pernapasan akibat paparan asap. Peningkatan kasus tersebut tercatat selama kondisi kabut asap masih menyelimuti wilayah Sanggau.

"Anak-anak dan lansia memang menjadi kelompok yang paling rentan terhadap gangguan pernapasan akibat paparan asap, sehingga perlu mendapat perhatian lebih," ujarnya.

Ia menjelaskan, masyarakat yang mengalami batuk, sesak napas, atau gejala gangguan pernapasan lainnya perlu segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Langkah tersebut penting dilakukan ketika warga mulai mengalami keluhan setelah terpapar kabut asap.

"Kalau mengalami batuk, sesak napas, atau gejala gangguan pernapasan lainnya, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan," ujar Yuli. Ia juga mengimbau warga mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker selama kondisi karhutla masih berlangsung.

Yuli meminta, masyarakat meningkatkan perlindungan diri selama kabut asap masih menyelimuti wilayah Sanggau. Penggunaan masker dan pembatasan aktivitas di luar ruangan menjadi imbauan yang disampaikan untuk mengurangi paparan asap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....