Kualitas Udara Menurun, Siswa SDN 39 Pontianak Belajar Daring

  • 30 Agt 2026 09:52 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Sanggau - Kualitas udara di Pontianak menurun akibat kabut asap, sehingga siswa SDN 39 Pontianak mengikuti pembelajaran daring dari rumah. Kondisi tersebut dilakukan setelah cuaca dinilai sangat berbahaya dan ditandai indikator kualitas udara berwarna merah.

Kepala SDN 39 Pontianak Kota, Susintoi, mengatakan pembelajaran tatap muka dihentikan sementara karena kondisi udara berbahaya. Ia menjelaskan kondisi cuaca yang sangat berbahaya akibat kabut asap membuat sekolah menerapkan pembelajaran daring sementara.

"Untuk sekarang dengan kondisi cuaca yang sangat berbahaya akibat kabut asap yang disimbolkan dengan warna merah, pembelajaran dilakukan secara daring," katanya pada program Sanggau Menyapa RRI Sanggau Sabtu 29 Agustus 2026.

Menurutnya, keselamatan siswa menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan pembelajaran selama kualitas udara masih menunjukkan kondisi berbahaya. Selain itu Sambungnya Pelaksanaan pembelajaran daring dari rumah turut berdampak terhadap penyaluran program Makan Bergizi Gratis atau MBG kepada siswa.

"Karena pembelajaran dilakukan secara daring, untuk saat ini MBG dihentikan karena tidak ada aktivitas proses belajar mengajar di sekolah," ujarnya.

Ia mengungkapkan untuk penyaluran MBG biasanya tetap dilakukan ketika pembelajaran berlangsung normal dan siswa mengikuti aktivitas belajar di sekolah. Saat ini, penyaluran MBG dilakukan penghentian sementara karena tidak terdapat aktivitas proses belajar mengajar secara langsung di sekolah.

"Jika pembelajaran dilakukan normal di sekolah, MBG tetap disalurkan, tetapi saat ini sementara dihentikan," ungkapnya.

Sintoi menambahkan, Dengan pembelajaran daring, siswa tetap dapat mengikuti proses pendidikan dari rumah selama kondisi udara belum membaik kembali. Pihak sekolah berharap kualitas udara segera membaik agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara normal di sekolah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....