Kisah Qayila Membongkar Tabu HIV/AIDS di Masyarakat
- 26 Agt 2026 22:18 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Sanggau - Keingintahuan terhadap isu kesehatan membawa Qayila Aurellya Jovyta, Duta HIV/AIDS Kabupaten Sambas Tahun 2024, dalam mengambil langkah yang tidak biasa saat masih duduk di kelas 11. Pada 2024, Ia mengikuti ajang duta tersebut yang kemudian menjadi pengalaman penting dalam perjalanan dirinya.
Ia mengaku awalnya tertarik setelah melihat formulir pendaftaran dan merasa isu HIV/AIDS menjadi pengetahuan yang perlu dipelajari lebih jauh. Baginya, menjadi duta bukan hanya tentang mengikuti sebuah ajang, tetapi kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dan memperluas wawasan.
"Sebenarnya ini HIV/AIDS menjadi pengalaman pertama aku buat ikutin ajang duta. Waktu itu aku masih kelas sebelas tahun 2024, pas ada dibagiin formulir HIV/AIDS itu aku benar-benar tertarik banget," ujar Qayila dalam Obrolan Sore Ceria di RRI Sanggau, Rabu 26 Agustus 2026.
Ketertarikan tersebut membuat Qayila mulai mempelajari HIV/AIDS, termasuk persoalan yang masih dianggap tabu oleh sebagian masyarakat. Ia kemudian memahami bahwa HIV dan AIDS merupakan dua istilah yang berbeda dan penting dijelaskan secara tepat kepada masyarakat.
"Menurut aku, pas pertama kali lihat formulir tuh benar-benar menarik buat dipelajarin. Jadi enggak cuma belajar aja di situ, tapi juga harus meng-upgrade diri aku dan menambah wawasan tentang HIV/AIDS," ujarnya.
Seiring menjalankan peran sebagai duta, Qayila melihat bahwa masih banyak masyarakat yang belum memperoleh informasi yang benar mengenai HIV/AIDS. Hal itu membuatnya menyadari bahwa edukasi kesehatan tidak cukup hanya disampaikan melalui informasi umum, tetapi harus dilakukan dengan bahasa yang mudah dipahami.
"Kalau menurut aku, pencegahan yang paling penting itu dimulai dari pengetahuan dan perilaku yang bertanggung jawab. Edukasi juga sangat penting karena semakin seseorang tahu dengan benar, semakin mudah bagi mereka mengambil keputusan yang sehat dan aman," ungkapnya.
Qayila berharap pengalamannya sebagai Duta HIV/AIDS dapat menjadi bekal untuk terus mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda. Ia mengajak anak muda tidak takut belajar dan bertanya tentang kesehatan serta tidak ikut menyebarkan stigma kepada orang dengan HIV.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....